NTB.Suara.com - Bocah kembar Dedi dan Dida terlihat begitu bersemangat ketika diajak keliling ke SMPN 1 dan SMPN 2 Subang, Jawa Barat, oleh Dedi Mulyadi.
Mantan bupati Purwakarta dua periode itu mengajak keduanya untuk menawarkan kerjasama kepada pihak sekolah.
Kerjasamanya tentu soal botol plastik maupun gelas plastik bekas yang nantinya menjadi ladang bisnis calon bos rongsokan, Dedi dan Dida.
Bukan hanya berkeliling ke sekolah lain. Siswa SMP 6 Subang itu juga diajak Kang Dedi, sapaan akrab Dedi Mulyadi untuk menemui pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Lingkungan (DLHK) Subang.
Di sana mereka bertemu dengan Irwan dari DHLK. Kang Dedi pun menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan mereka.
"Tadi (Ke SMPN 1), katanya sampah suka diangkut DHLK. Jadi kami mau beli sampahnya," begitu kata mantan suami dari bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika itu seperti dikutip NTB.Suara.com dari kanal youtubenya, Kamis 2 Maret 2023. "Bisa nggak anak-anak ini mendapat akses," imbuhnya.
Irwan pun memberikan sinyal positif dan mendukung langkah Kang Dedi. Anak-anak itu bisa mengikuti lelang untuk penanganan sampah.
Tak hanya itu, Irwan juga menunjukkan beragam inovasi yang sudah dilakukan oleh DHLK Subang dalam penanganan sampah.
Salah satunya dengan mengembangkan belatung atau maggot dari black soldier fly atau BSF. Belatung itu bisa dijadikan pakan ikan dan juga ayam. Di sisi lain, maggot bisa mengura jumlah sampah organik yang menjadi makananya.
Baca Juga: Tommy Soeharto, Pangeran Cendana yang Digandrungi Artis Cantik, Hartanya Tembus Rp 9,7 Triliun
Kang Dedi yang juga anggota DPR RI yang membidangi soal lingkungan pun angkat jempol dengan langkah DHLK Subang.
Dia juga menjelaskan kepada Dedi dan Dida untuk bisa mengembangkan maggot karena memiliki potensi ekonomis yang tinggi. "Jadi selain sampah dan rongsokan. Bisa juga mengembangkan maggot," tawar Kang Dedi. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Pakai Baju Adat Jawa ke Sekolah, Siswa SMAN 4 Yogyakarta Bangga Kenakan Gagrak
-
Anggaran Rp14 Miliar untuk 72 Mobil Listrik, Pemprov NTB Dikritik Lakukan Pemborosan
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
7 Kesalahan yang Bikin Kue Sagu Keju Hancur, Ini Cara Mengatasinya!
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta
-
Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif
-
Eskalasi Konflik Iran-AS-Israel Mulai 'Cekik' Biaya Ekspor RI ke Timur Tengah
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa