/
Kamis, 02 Maret 2023 | 22:18 WIB
Kang Dedi Mulyadi memarahi pelajar yang menabrak mobil nya (Youtube)

NTB.Suara.com - Saat berada di wilayah Subang bersama bocah kembar Dedi dan Dida yang menjadi pemulung. Tiba-tiba saja, mobil yang ditumpangi Dedi Mulyadi ditabrak pemotor yang merupakan pelajar sekolah menengah pertama (SMP).

Bukan hanya menabrak mobil Kang Dedi. Pelaku juga menabrak pemotor lain hingga terjatuh. Di tengah kesibukan warga dan Kang Dedi membantu pemotor yang jatuh. Bocah SMP yang mengendarai motor itu coba kabur.

Untung, layaknya memiliki indera keenam. Kang Dedi langsung meminta bocah itu untuk meminggirkan kendaraannya.

"Ayo bagaimana pertangungjawabannya?" tanya Kang Dedi dikutip NTB.Suara.com dari kanal youtubenya, Kamis 2 Maret 2023. "Maaf pak," sahut bocah itu.

"Bukan persoalan minta maaf. Bagaimana cara menghentikan kamu supaya tidak naik motor ke sekolah. Ini hujan-hujan dan jalanan licin naik motornya kenceng," sambung mantan Bupati Purwakarta dua periode tersebut.

Seperti memiliki indera keenam. Kang Dedi pun mengetahui bahwa siswa SMP ini juga berbohong soal namanya. Sebab, awalnya dia mengaku bernama Asep.

Selanjutnya, kawannya yang juga bersekolah di SMPN 3 Subang, Jawa Barat, memanggil bocah itu dengan nama Radit.

Kang Dedi pun meminta dirinya dipertemukan dengan orang tua Asep yang berubah menjadi Radit itu disekolah.

Pada kesempatan itu, Kang Dedi juga mengajak bocah itu untuk ngobrol di dalam mobil bersama dengan Dedi dan Dida.

Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Sebut Tambang Nikel Malah Menimbulkan Kemiskinan Baru

Di sana, Bocah SMP itu diajak untuk merenung dan berbagi cerita dengan Dedi dan Dida. Di mana, bocah kembar itu berjuang menjadi pemulung untuk membantu ekonomi keluarganya. ***

Load More