NTB.Suara.com – Adanya tambang nikel di Indonesia ternyata tidak berdampak kesejahteraan daerah sekitar yang menjadi lokasi tambang. Malahan menimbulkan kemiskinan baru dan kerusakan lingkungan yang panjang.
Politisi Golkar Dedi Mulyadi atau Kang Dedi menyebut penambangan nikel di Indonesia menjadi problem karena tidak memberi kesejahteraan bagi masyarakat.
“Problem di Indonesia daerah yang di dalamnya ada tambang malah yang terjadi tidak mensejahterakan masyarakat sekitarnya, yang terjadi kerusakan lingkungan karena eksploitasi sumber daya alam, dan ini malah melahirkan kemiskinan baru,” kata Kang Dedi Mulyadi saat diskusi dengan Mardigu Wowiek atau Bosman di youtube channel Kang Dedi Mulyadi.
Pembangunan dengan mengandalkan eksploitasi SDA seperti tambang menurut Kang Dedi hanya dinikmati oleh segelintir elit, dan mayoritas uang hasil tambang dipakai tidak di daerah tambang, sehingga masyarakat sekitar tambang tetap miskin.
“Ini ngeruknya disana, pesta poranya di tempat lain, di bank lain, benefitnya dinikmati segelintir orang,” kata Kang Dedi.
Pendapat mantan bupati Purwakarta ini diamini oleh Bos Man Mardigu, Bos Man berpendapat lebih baik eksploitasi SDA Indonesia tidak sebanding dengan kenaikan produk domestik bruto (PDB) yang hanya naik 2 persen per tahun. Sementara kerusakan lingkungan akibat eksploitasi tidak bisa diperbaiki dan rakyat tidak sejahtera.
“Cara bernegaranya yang salah, zaman pak Karno kekayaan tidak bertambah tapi SDA kita tidak hilang, sekarang SDA hilang kita tidak kaya,” ujar Bos Man.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lawan Persib di Samarinda, Mauricio Souza Sebut Persija Tak Diuntungkan
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
Menyoal Urgensi Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat, Apa Sebenarnya Prioritas Pendidikan Kita?
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000
-
Panduan Lengkap Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim, Jadwal, dan Pembagian Grup
-
Timnas Uzbekistan Mau Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Fabio Cannavaro Panggil 40 Pemain
-
Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I
-
Tuhan Ada di Hatimu: Menemukan Islam yang Ramah Bersama Habib Ja'far
-
BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan