NTB.Suara.com - Seorang warganet asal Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, tertipu sebesar Rp10 juta karena mengikuti permintaan akun Facebook palsu mengatasnamakan Bupati Haji Badrut Tamam.
Hal itu ditegaskan oleh Bupati Pamekasan Bupati Haji Badrut Tamam, setelah mengetahui jika namanya dijadikan sebagai akun Facebook palsu dengan menggunakan fotonya pada profil dan beranda di media sosial tersebut.
"Ada warga Pamekasan tertipu sebesar sepuluh juta rupiah," jelas Badrut Tamam, seperti dikutip dari Antara.
Modus penipuan yang dilakukan oleh pemilik akun Facebook palsu tersebut, yakni menghubungi sejumlah warga dan menjanjikan kenaikan jabatan hingga pengangkatan calon korban menjadi PNS.
Badrut mengaku mengetahui tindak kejahatan tersebut setelah diberitahu oleh beberapa orang.
"Saya diinformasikan oleh sejumlah orang dan ada warga Pamekasan yang menjadi korban akun Facebook palsu mengatasnamakan saya," ucap Badrut.
Untuk itu, dia mengimbau masyarakat untuk tidak menanggapi apapun yang disampaikan oleh oknum pengelola akun Facebook mengatasnamakan Bupati Pamekasan Badrut Tamam.
Untuk diketahui, akun Facebook Bupati Pamekasan Badrut Tamam menggunakan foto profil Hari Santri Nasional 2022 dengan foto latar yang bertuliskan Warung Milik Rakyat atau disingkat Wamira.
Akun Facebook asli Bupati Pemekasan Badrut Tamam, terpantau julmah teman sebanyak 4.978 orang dan jumlah pengikut 17.033 orang. Sedangkan di akun Facebook palsu tersebut hanya 57 orang.
Baca Juga: Status AG Pacar Mario Dandy Naik Jadi 'Anak yang Berkonflik dengan Hukum', Apa Artinya?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026