NTB.Suara.com- Ramai ramai pemain yang berstatus sebagai naturalisasi seperti milik Persib Bandung melayangkan sindiran kerasnya kepada federasi PSSI.
Di Persib Bandung sendiri ada dua pemain yang terang-terangan sudah melayangkan kritiknya terkait dengan kebijakan pembatasan pemain naturalisasi untu musim depan.
Dalam kesepatan PSSI itu dijelaskan jika setiap klub hanya boleh memakai jasa dua pemain naturalisasi saja.
Kondisi ini membuat para pemain yang berstatus naturalisasi protes dengan kebijakan yang dianggap diskriminatif tersebut.
"KamiWNI, dan semua WNI seharusnya memiliki hak yang sama, namun kami merasa peratutran tersebut mendiskriminasi kami sebagai warga negara naturalisasi," demikian unggahan Marc Klok sepertri yang diunggah di akun insta story pribadinya pada Senin (6/3).
Gelandang Persib Bandung yang juga pemain Timnas Indonesia ini berharap Liga musim depan bisa lebih ramah bagi semua pemain.
"Kami memilih Indonesia karena kami mencintai negara ini dan berkomitmen untuk menjadi bagian dari komunitas sepakbola di sini," jelasnya.
Hal yang sama juga dikatakan bek Persib Bandung Victor Igbonefo yang merasa dianggap sebagai WNI ketika membela Timnas, namun ketika di klub dianggap sebagai pemain naturalisasi.
"Tambah pemain asinhg, limit pemain Indonesia (naturalisasi)," jelas Lilipaly yang kini menjadi bagian dari klub Borneo FC tersebut. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu