NTB.Suara.com – Hakim konstitusi Anwar Usman kembali terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) untuk periode 2023 – 2028 setelah melalui pemungutan suara yang panjang.
Anwar Usman harus bersaing ketat dengan hakim MK Arief Hidayat, bahkan pemilihan harus diulang sebanyak tiga kali karena keduanya memperoleh suara yang sama pada putaran satu dan dua dengan masing – masing empat suara.
Anwar merupakan salah satu Hakim yang lama berkarir di Mahkamah Konstitusi, Pria kelahiran Bima pada 1956 silam ini sebelum menjadi ketua MK menjabat sebagai wakil ketua dari 2015 sampai 2018, kemudian dia berhasil terpilih sebagai ketua MK pada 2018 menggantikan Akil Mochtar yang ditangkap KPK.
Sebelum di MK, Anwar mengawali karir sebagai hakim di Pengadilan, Dia sempat menjabat sebagai hakim di Pengadilan Tinggi Jakarta dan sebelumnya sempat menjabat sebagai asisten Mahkamah Agung.
Sebelum terjun di dunia peradilan, Anwar merupakan seorang pendidik, dia mengawali karir sebagai guru honorer di SD Kalibaru, Jakarta, Anwar juga sempat mengenyam pendidikan di Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN).
Usai dari PGAN, Anwar melanjutkan ke Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta, sedangkan gelar doktornya diperoleh dari Universitas Gadjah Mada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Cetak Sejarah! Dhea Natasya Jadi Atlet Perempuan Indonesia Pertama di World Longboard Tour 2026
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Kenapa Harta Warisan Keluarga Sering Menimbulkan Konflik? Detektif Jubun Ungkap Alasannya
-
Kapal Pengangkut Sapi Tenggelam di Kalaotoa Saat Subuh, Puluhan Ternak Tak Terselamatkan