NTB.Suara.com - Komika Arie Kriting semakin sukses di dunia hiburan tanah air. Arie bankan menciptakan lagu daerah yang judulnya Valiako yang artinya pulang.
Lagu ini menggunakan bahasa daerah Arie Kriting, Wakatobi yang jarang diketahui oleh orang Indonesia pada umumnya. Walaupun bahasanya masih asing bagi sebagian pendengar musik, tetapi musik dan liriknya sangat bagus dan membuat hanyut pendengar.
Arie Kriting menjelaskan alasannya menciptakan lagu daerah untuk mengangkat kembali bahasa daerah di Indonesia Timur yang tidak banyak diketahui orang.
“Berbeda dengan jawa dan Sumatera yang lagu - lagu daerahnya sudah dikenal, lagu dengan bahasa daerah dari Indonesia Timur masih sangat jarang,” kata Arie Kriting saat podcast dengan Mamat Alkatiri di youtube channel Deddy Corbuzier.
Arie menjelaskan lagu ini melibatkan banyak kawan sesama komika seperti Mamat, ada juga komika lain seperti Abdur Arsyad. Kemudian artis-artis lain termasuk istri Arie Indah Permatasari dan anaknya ambil bagian sebagai model video klip lagu tersebut.
Vokalis lagi Valiako ini adalah Fildan Rahayu. Jika ingin mendengar musik ciptaan Arie Kriting ini bisa didengar di youtube Fildan Channel.***
Berita Terkait
-
Parah! Ternyata Cuma Sang Ibu yang Tak Memberi Restu Indah Permatasari Nikah dengan Arie Kriting
-
Indah Permatasari Dinasihati Warganet, Istri Arie Kriting Diminta Tak Balas Unek-unek Ibunda di Sosmed
-
Respon Tak Terduga Arie Kriting Usai 'Diserang' 1 Netizen Soal Indah Permatasari, Ramai-ramai Beri Pembelaan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali