NTB.Suara.com - Warganet merujak dan menyoroti pernyataan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta Reda Manthovani yang menawarkan opsi Restorative Justice dala kasus penganiayaan dengan korban Cristalino David Ozora (17).
Tak hanya itu, netizen juga mengomentari soal panggilan Kajati DKI kepada tersangka Mario Dandy Satriyo (20) dengan sebutan Rio.
Layaknya akrab banget. "Baru semalam kita dengarkan pernyataan Kajati DKI yang memungkinkan atau setidaknya akan menawarkan opsi untuk menyelesaikan kasus penganiyaan David dengan metode Restorative Justice.
Tapi, kemudian hari ini kita mendengar menutup peluang (RJ)," papar Putri Violla dikutip NTB.Suara.com di kanal Yotutube @Tvone, Minggu 19 Maret 2023, menanyakan soal perubahan pikiran pihak Kejaksaan Tinggi DKI tersebut.
Mendapat pertanyaan itu, Kajari DKI mengaku pihaknya mengklarifikasi hingga munculnya pernyataan tersebut.
"Saya menjelaskan terkait RJ itu berkas perkara yang sudah masuk ke pihak kejaksaan tinggi. Yaitu berkas perkara atas nama AG atau pacarnya Rio (Mario Dandy)," jawabnya.
Mungkin juga dalam rekaman tidak terdengar pertanyaan wartawan soal AG ini. Jadi, kembali lagi dia tegaskan bahwa dirinya menjelaskan soal AG dan bukan Mario.
Di mana dalam undang-undang perlindungan anak ada istilah diversi bagi anak yang berkonflik dengan hukum.
Kedatangan Tim Kejati DKI ke rumah sakit juga untuk melihat kondisi korban atas nama David. Perlu dia ingatkan, diversi maupun RJ ada kemiripan yakni harus atas persetujuan kedua belah pihak.
Baca Juga: Putri Anne Sewot Arya Saloka Disebut Jarang Pulang: Terserah Elu Dah!
Nah, dengan kondisi korban yang belum sadar maka peluang AG untuk mendapat diversi juga tertutup.
Sedangkan dua tersangka yang sudah dewasa karena ini adalah kasus penganiyaan berat. Peluang untuk mendapat RJ juga tertutup.
"Kedatangan saya dan tim JPU ke sana (rumah sakit) adalah untuk memastikan ini penganiyaan berat," tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan