Alissa menjawab bekerja di sebuah lembaga swadaya masyarakat dan petugas itu mengembalikan paspornya.
"Saya beberes koper yg udah dia aduk-aduk," jawab Alissa.
Alissa mengaku dirinya yang notabennya anak dari mantan seorang Presiden saja merasa cukup terintimidasi dengan perlakuan petugas.
"Apalagi mbak mbak PMI yg gak pengalaman," katanya.
Piala Juara Lomba Nyanyi Diminta Rp4 Juta
Cerita tentang perlakuan tak mengenakan juga dialami seorang penyanyi bernama Fatimah Zahratunnisa.
Dia mengaku pernah dimintai Rp4 juta oleh petugas Bea Cukai saat mengirim piala kemenangan lomba menyanyi di Jepang.
Kejadian itu pada 2015 silam setelah dirinya memenangkan kontes menyanyi di TV Jepang.
Dia mengatakan piala itu dikirim terpisah karena terlalu besar dan tak bisa dibawa saat pulang naik pesawat.
Baca Juga: Jelang Laga Tunda Kontra Arema FC, Stefano Cugurra Soroti Penyelesaian Akhir Bali United
"Ditagih pajak 4 juta. Padahal hadiah lombanya gak ada hadiah uang cuma piala itu doang. Menang lomba kok nombok," katanya melalui cuitan di twitter.
Pada akhirnya, Fatimah berdebat dan membuktikan diri bahwa piala tersebut hasil dari juara lomba menyanyi di Jepang.
Petugas kemudian percaya setelah ditunjukan sejumlah bukti dan dia tanpa harus membayar Rp4 juta.
Namun, yang membuatnya kesal adalah masih ditanya punya uang berapa saat itu.
"Kamu ada uang berapa sekarang? Bisa bayar berapa?'. WAH KACAU EMOSI BGT hadiah sendiri masa disuruh bayar?! Aku jawab '5000 buat ongkos naik angkot pulang!'," jelas Fatimah.(*)
Berita Terkait
-
Anak Presiden Pura-Pura Jadi Orang Biasa Saat Diperiksa Bea Cukai : Kerja Apa Tiga Hari di Taiwan Kok Kopernya Gede, Dibayar Berapa?
-
Cerita Alissa Wahid Diintimidasi Petugas Bea Cukai, Disangka TKW Hingga Koper Diaduk-aduk
-
5 Fakta Kiriman Piala dari Jepang Dipalak Bea Cukai Rp 4 Juta, Pemiliknya sampai Disuruh Nyanyi di Kantor!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali