NTB.Suara.com - Alissa Wahid menyindir keras mental pelayanan publik di Indonesia yang masih diskriminatif karena masih melihat posisi atau jabatan yang masyarakat yang dilayani.
Khususnya di pemeriksaan Bea Cukai di Bandara yang menurut anak Presiden ketiga RI ini masih diskriminatif, memberi pelayanan menurut jabatan seseorang. Jika yang datang dari luar negeri pejabat lengkap dengan staf atau tim, maka diberikan pelayanan terbaik, tanpa harus dipersulit, diintimidasi.
Tetapi menurut Alissa, jika yang datang hanya membawa koper seorang diri tanpa staf maka petugas Bea Cukai akan meremehkan, apalagi yang masuk sekelas pekerja migran yang sering dipandang sebelah mata.
Mental set petugas, yg tidak ramah kepada rakyat, hanya memandang dari posisi saja. Jadinya diskriminasi.
“Mental set petugas, yg tidak ramah kepada rakyat, hanya memandang dari posisi saja. Jadinya diskriminasi. PR banget ya,” cuit Alissa di twitternya @AlissaWahid.
Alissa juga menyindir perilaku pejabat yang selalu minta pelayanan khusus, membawa staff atau tim yang jumlahnya banyak padahal rentan ke pemborosan uang negara.
“Mental set pejabat, menjadi orang penting dg bawa staf dll, minta pelayanan khusus,” kata Alissa.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Novel Kereta 4.50 dari Paddington: Trik Pembunuhan di Luar Nalar
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
7 Shio Paling Beruntung di Juli 2026, Cuan Melimpah!
-
Jaksa Agung Larang Anak Buah Ngonten Pakai Baju Dinas: Saya Tak Segan Pecat Kalian!
-
4 Padu Paddan OOTD Sleek Minimalist ala Heo Nam Joon untuk Segala Momen!
-
Dipinang 5 Kerajaan Lampung, Jokowi Resmi Bergelar Baginda Pemuka Bangsa
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Waspadai Tanda-tanda yang Mengarah pada Masalah Katup Jantung