NTB.Suara.com – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyentil kelakuan pegawai Pajak hingga Bea Cukai. Dia membandingkan para pejabat pemerintahan yang korupsi dengan Edi Sonjaya, sosok pegawai cleaning service jujur yang menemukan dan mengembalikan dompetnya.
Padahal, kata Hotman Paris, dompet yang ditemukan Edi Sonjaya itu cukup banyak. Sekitar Rp70 juta dalam bentuk mata uang asing.
Kepada wartawan di Mall Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (23/3/2023), Hotman Paris menyatakan terharu dengan kejujuran Edi Sonjaya.
“Jadi saya merasa terharu,” tandasnya bersama Edi Sonjaya dan Andrew Susanto, rekan bisnisnya.
Hotman sempat menanyai Edi apakah dia ada rencana membawa kabur dompet berisi uang senilai Rp70 juta itu.
“Aku juga gak tahu ini, kalau dia tahu mungkin dibawa kabur nih,” tandasnya.
Ketika ditanya begitu, Edi menyatakan tetap akan mengembalikan dompet tersebut meski tahu isinya sekitar Rp70 juta.
“Sempat tergiur nggak?” katanya.
Dia menyatakan tidak. Karena itu menjalankan tugas. Dia menyatakan, kejujuran lebih penting.
Hotman menanyakan ke Edi, berapa upahnya. Saat itu Edi menjawab UMR Jakarta. Padahal, kata Hotman, uang sekitar Rp70 juta itu bisa setara dengan dua tahun penghasilannya sebagai pegawai cleaning service.
“Kalau diambil, dua tahun dia dapat gaji gratis,” ujar Hotman.
Ditanyai Hotman apakah pernah menemukan barang lainnya, Edi mengaku sering menemukan dompet hingga HP. Namun selalu dia kembalikan kepada pemiliknya.
“Lu gak mau kaya apa?” tanya Hotman.
Edi hanya senyum simpul. Hotman menyatakan bahwa ini adalah contoh nyata di tengah begitu banyak perkara korupsi, masalah pajak, bea cukai, ternyata ada orang kecil yang jujur seperti Edi Sonjaya.
“Itu makanya saya mau beri tahu ke seluruh publik ini contoh nyata di tengah begitu banyak sekarang ini perkara korupsi masalah pajak, masalah Bea Cukai, ternyata ada satu pahlawan seperti ini,” kata Hotman.
Berita Terkait
-
Hotman Paris Beberkan Kronologi Dompet Terjatuh dan Dikembalikan Cleaning Service Mall: 'Ini Moral yang Bagus'
-
Hotman Paris Ogah Berdamai, Iqlima Kim Sampai Nangis-Nangis di Bareskrim
-
Ibu Ferry Irawan Sebut Pengacara Venna Melinda Rendahkan Anaknya, Sindir Hotman Paris?
-
Hotman Paris Turun Tangan, Keponakan Di-KDRT Suami, Polisi Jebloskan Hapsan ke Tahanan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan