NTB.Suara.com - Seri pembuka MotoGP 2023 di Portugal baru saja selesai digelar pada Minggu 26 Maret 2022 dengan kemenangan juara bertahan Francesco Bagnaia.
Dominasi Bagnaia sejatinya sudah mulai terlihat sejak sesi latihan bebas hingga sesi kualifikasi. Ia bahkan berhasil menjuarai balapan dengan format baru bertajuk sprint race.
Sementara itu hasil buruk dialami peraih pole position Marq Marquez hingga mengakhiri balapan lebih awal.
Baby Alien julukan Marq Marquez mengalami lost control (hilang kendali) hingga menabrak pembalap tuan rumah Miguel Oliveira hingga terjatuh dengan cukup keras.
Atas insiden tersebut Baby Alien kemudian dijatuhi hukuman double long lap penalty pada seri balapan selanjutnya di GP Argentina.
Ia mengaku membut kesalahan yang besar sehingga hukuman tersebut dangat pantas baginya.
"I Completely agree with the penalty. I did a big mistake (Saya sangat setuju dengan hukuman tersebut. Saya melakukan kesalahan besar, red)," ujarnya dikutip dari Instagram @Motogp
Meski sudah dijatuhi hukuman tersebut bahkan mengakui kesalahannya, tidak sedikit netizen yang kesal ikut membanjiri kolom komentar.
"No, its not a mistake. Its Called riding out of control (Tidak, itu bukan kesalahan. Ini disebut mengendarai di luar kendali, red)," ujar akun @gl_pieve.
Baca Juga: Kembali seorang wisatawan asing liburan di KEK Mandalika meregang nyawa, satu orang lainnya kritis
Bahkan ada juga yang menginginkan agar Marquez diberhentikan dari MotoGP. "He should be banned from motogp (Dia harus dilarang dari MotoGP)," ucap akun @emer26chavez.
"Please, go home stop the race (Tolong, pulanglah, berhenti balapan," ucap akun @drmombasa. (*/Haryo)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
ARTJOG Ricuh! Seniman Mengaku Dipukul Petugas Keamanan
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta