NTB.Suara.com – Sedikit demi sedikit kenapa muncul pernyataan Gubernur Bali Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo makin terkuak. Secara implisit, Ganjar Pranowo menuding pemerintah Indonesia yang dipimpin Jokowi melawan perintah partai soal penolakan Timnas Israel di Piala Dunia U20.
Hal itu diungkap Ganjar Pranowo saat berbincang dengan Najwa Shihab. Dalam podcast itu, Najwa Shihab menyinggung apakah sikap Ganjar adalah karena adanya perintah Megawati.
Kala itu, Ganjar mengaku tidak bertemu Mega secara langsung. Juga dia mengaku tidak ditelepon Megawati.
“Saya tidak pernah bertemu Ibu Mega dalam soal ini. Tapi rasa-rasanya mengikuti dari media, bagaimana Sekjen menyampaikan, saya kira kita punya persamaan keputusan dan pemikiran pada soal ini,” tandasnya.
Ganjar mengaku tahu bahwa PDIP menolak Timnas Israel bertanding di Piala Dunia U20 di Indonesia. Sikap itu sudah disampaikan PDIP kepada pemerintahan Jokowi dan PSSI. Itu disampaikan jauh-jauh hari sebelum Koster menyurati Menpoda pada 14 Maret 2023.
“Sebagai anggota partai tahu dong (ada penolakan dan lobi dari PDIP ke pemerintah menolak Timnas Israel). Maka saya (pada awalnya) tidak ikut-ikutan (berstatement),” kata Ganjar.
Akan tetapi, aku Ganjar, setelah sikap PDIP tidak mendapat respons dari pemerintah, bahkan tidak ada progress (kemajuan) dari penolakan itu, maka sejumlah kader PDIP bersuara, termasuk dirinya.
“Jadi ini, ya, perintah partai,” tanya Najwa menohok.
Ganjar mengaku sepakat, punya pemikiran yang sama dan berstatement yang sama seperti yang dilakukan PDIP.
Baca Juga: Heboh, Gibran Posting Hasil Voting Ganjar Nol Persen, Kesel Gara - Gara Piala Dunia Batal?
Ganjar sempat disinggung soal informasi bahwa Ketua Fraksi PDIP DPR RI, Utut Adianto dipanggil Megawati dan diperintahkan untuk menyampaikan penolakan Timnas Israel bertanding di Indonesia kepada Ketua PSSI Erick Thohir dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy.
Namun, dia menyatakan tidak tahu sampai sedetail itu. Akan tetapi, dia yakin PDIP memiliki perpanjangan tangan di parlemen maupun pemerintah eksekutif. Sehingga sudah melakukan upaya terkait Timnas Israel di Piala Dunia U20.
“Partai pasti melakukan upaya itu karena kita punya kepanjangan tangan yang ada di parlemen, kita ada yang di eksekutif. Pasti komunikasi itu sudah lama dilakukan. Apakah kemudian mendapatkan respon dengan baik, nah itulah sepertinya kejadian ini harus terjadi, statement-statemen itu harus terjadi,” tandasnya.
Pernyataan Ganjar ini klop dengan sikap pemerintahan Jokowi soal Timnas Israel di Piala Dunai U20 yang sedianya digelar di Indonesia.
Dalam pernyataannya setelah drawing Piala Dunia U20 batal digelar di Bali, Jokowi menyatakan agar urusan politik dan urusan olahraga dipisahkan. Sikak Jokowi ini menegaskan bahwa dia wellcome terhadap Timnas Israel, karena ini urusan olahraga. Sedangkan soal politik, sikap Jokowi tegas mendukung two states solution, yakni kemerdekaan Palestina di samping Israel.
Dia pun memerintahkan Ketum PSSI Erick Thohir melobi FIFA. Namun, akhirnya FIFA memutuskan untuk mencabut Indonesia dari status tuan rumah Piala Dunia U20. (*)
Berita Terkait
-
Awas! Istri Gubernur Bali Sebar Hoaks Tragedi Kanjuruhan Penyebab Indonesia Dicabut dari Host Piala Dunia U20
-
Dear Istri Gubernur Bali, Coach Justin Beri Jawaban Menohok soal Penyebab Indonesia Batal jadi Host Piala Dunia U20!
-
Gibran Rakabuming Unggah Foto Ganjar Pranowo Nol Pemilih, Netizen: Efek Piala Dunia Gagal
-
Heboh, Gibran Posting Hasil Voting Ganjar Nol Persen, Kesel Gara - Gara Piala Dunia Batal?
-
Indonesia Sudah Dicoret Jadi Tuan Rumah Piala Dunia, Gubernur Bali Wayan Koster Minta FIFA Adil
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Jateng Diserbu 1,3 Juta Kendaraan Pemudik, Ahmad Luthfi: Sentralnya Mudik Ya di Sini!
-
Kapan Puncak Arus Balik Lebaran 2026? Ini Prediksi dan Tips Hindari Macet
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Jadwal Operasional Transportasi Publik Selama Libur Lebaran 2026: Transjakarta, MRT, dan KRL
-
Seruan Rasis ke Pemain Arab Berulang Kali Dilakukan, FIFA Cuma Kasih Denda ke Israel
-
Bebas Makan Enak, 5 Tips Tetap Stabilkan Berat Badan saat Hari Raya
-
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid Jadi Khatib Salat Id di Masjid Raya Baitul Khairaat
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Film Magellan: Slow Cinema Terindah Tentang Kehancuran
-
Overthinking Masalah Keuangan: Wajar atau Berlebihan?