NTB.Suara.com – Pesulap merah tampak geram dengan banyaknya hoax dan fitnah yang dialamatkan kepadanya soal ahli pijat tulang, Ida Dayak.
Pasalnya banyak kanal YouTube yang menarasikan bahwa dirinya melongo dan gigit jari usai mengakui kesaktian Ida Dayak, panik setelah bertemu Ida Dayak dan lain sebagainya. Padahal pesulap merah tidak pernah bertemu, tidak pernah sedikitpun memberikan komentar apapun tentang Ida Dayak yang kini tengah viral.
Namun, pesulap merah ancam gerebek Ida Dayak jika melakukan hal-hal perdukunan yang pernah dilakukannya dulu.
Dalam kanal YouTubenya, pesulap merah mengatakan bahwa kemampuan Ida Dayak hanyalah ahli pijat biasa.
“Jadi sebenarnya yang kamu lihat di video-video Ida Dayak, yang membetulkan tulang patah, menyambungkan tulang patah ya memang seperti itu. Bagi gua itu hal yang biasa aja. Biasa banget, yang dilakukan ahli patah tulang,” ujar pesulap merah yang dikutip dari kanal YouTube Pesulap Merah Official (6/4/2023).
Pria yang mempunyai nama asli Marcel Radhival ini menjelaskan bahwa kemampuan yang dimiliki oleh Ida Dayak banyak dimiliki oleh ahli tulang di Indonesia, salah satunya yaitu almarhum Haji Naim.
Pesulap merah melanjutkan bahwa keturunan Haji Naim pernah mengobati tulang bahu atasnya Verrel Bramasta yang sempat mengalami dislokasi usai bertarung.
“Nah dia (Verrel Bramasta) pergi ke Haji Naim. Langsung dibetulin, dan langsung nyambung lagi, langsung normal lagi. Dan itu biasa banget yang dilakukan oleh ahli pijat atau ahli patah tulang,” lanjut pesulap merah.
Jadi yang dilakukan oleh Ida Dayak merupakan keahlian ahli tulang pada umumnya, tidak ada hubungannya dengan perdukunan dan kesaktian.
Baca Juga: Dorong Kebangkitan Ekonomi Indonesia, UMKM Unggulan Pertamina Hadir di ICRAFT 2023
Adapun minyak yang digunakan Ida Dayak, Marcel mengaku tidak mempermasalahkannya. Pasalnya minyak tersebut hanyalah ramuan khas tradisional yang banyak dihasilkan oleh beberapa wilayah di Indonesia.
Tetapi, ada satu catatan yang disampaikan pesulap merah agar ibu Ida Dayak tidak melakukan praktik perdukunan yang merupakan kategori pembohongan publik, dimana dulu pernah dia lakukan.
Yaitu menyemprotkan minyak yang menggunakan air yang seolah-olah bisa mengeluarkan darah kotor. Menurut Marcel itu bukanlah darah kotor, namun minyak yang telah berubah warna.
“Jangan dipraktekin lagi ya, gue gerebek nanti kalau masih mempraktekkan,” ujar pesulap merah. Marcel menyarankan Ida Dayak untuk fokus pada keahlian patah tulangnya saja. (M.Iqbal/*)
Berita Terkait
-
Populer: Pesulap Merah Bongkar Trik Darah Kotor Ida Dayak hingga Sule Komentari Kedekatan Dedi Mulyadi-Gita KDI
-
Cek Fakta: Kesaktian Ida Dayak Teruji Setelah Berhasil Sembuhkan Pangeran Arab Saudi yang Koma 17 Tahun
-
Minyak Bintang Ida Dayak Diklaim Ampuh Obati Berbagai Penyakit, Apakah Sudah Diakui Pemerintah?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Mahasiswa Desak Presiden Prabowo Copot Natalius Pigai dari Kursi Menteri
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik
-
Pramono Anung: Jakarta Dirancang Jadi Kota Global yang Ramah Warga