NTB.Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll mengaku gusar dengan gaya permainan anak didiknya. Meski Persija menang 1-0 dari Dewa United, Thomas Doll menilai permainan Witan Sulaeman dkk masih kurang maksimal.
Terlihat selama 90 menit pertandingan Persija Jakarta banyak mendapatkan peluang untuk mencetak gol, tapi tidak terjadi gol.
Gol dari Persija Jakarta baru datang pada menit 90+7, lewat Hansamu Yama. Menurut Thomas Doll memang timnya pantas untuk menang, tapi masih banyak hal yang harus dievaluasi secara menyeluruh.
Salah satu hal yang perlu dievaluasi adalah ritme permainan Persija Jakarta. Pelatih asal Jerman itu menilai para pemain terlihat terburu-buru, mereka tidak bisa menguasai ritme permainan.
Padahal sejak menit ke-60 Persija unggul jumlah pemain karena Dewa United mendapatkan satu kartu merah.
"Kami banyak peluang di babak pertama tapi tidak mencetak gol, Saya bilang ke pemain, mereka harus lebih tenang karena ritme permainan terlihat tidak bagus." ujar Thomas Doll dikutip dari laman resmi Persija.
Pelatih berusia 56 tahun tersebut mengaku kecewa, pasalnya Persija tidak bisa menampilkan permainan terbaik.
"Saya kecewa dengan permainan ini."
Disisi lain, Thomas Doll merasa senang karena timnya bisa menang. Dengan tambahan tiga poin Persija berhak menggusur Persib di posisi kedua klasemen Liga 1.
Baca Juga: Aji Santoso Hormati Keputusan Derby Persebaya Vs Arema FC Tanpa Penonton
"Saya pikir kami layak menang dan membuat kami menggeser Persib di posisi kedua.Situasi ini berubah karena kemarin kami di posisi ketiga dan sekarang kedua" Kata Thomas Doll.
Persija memiliki peluang untuk mendapatkan tiket play-off AFC Cup. Tugas terakhir Persija adalah menang dengan PSS Sleman pada 15 April 2023.
Jika berhasil menang dari PSS Sleman, maka Persija berhasil mengunci runner-up Liga 1 dan mengamankan tiket play-off AFC Cup.(M.Iqbal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Cetak Wirausaha Baru, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Bisnis
-
Subservience Malam Ini di Trans TV: Ketika Kecerdasan Buatan Menjadi Obsesi Mematikan
-
Siapa Pejabat Pusat yang Resmikan Pacu Jalur 2026? Ini Kata Plt Bupati Kuansing
-
BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan untuk Bangun Bisnis
-
Gugur Saat Bertugas, Kepala Regu Damkar Jaktim Sempat Mengeluh Nyeri Dada di Lokasi Kebakaran
-
Detik-detik Tabrakan Kereta Api dengan Truk hingga Terbelah Dua di Sergai
-
Kampung di Yogya Sulap Ratusan Galon Bekas Jadi Dekorasi HUT RI, Cantik Sekaligus Ramah Lingkungan
-
Rilis PV Perdana, Millennium Family Diadaptasi Jadi Anime
-
RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026
-
Tangan Dingin John Herdman, Sulap Thom Haye Jadi Pemain Serba Bisa Selama Piala AFF 2026