NTB.Suara.com - Derby Persebaya Vs Arema FC resmi berlangsung tanpa penonton. Suporter diharapkan menonton pertandingan lewat TV.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persebaya Surabaya, Ram Surahman berharap Bonek tidak memaksakan diri untuk datang ke stadion.
"Jadi kami harap teman-teman Bonek, kami sudah sampaikan ofisial resmi Persebaya tanpa penonton, jadi semua jaga diri dan tidak memaksa ke PTIK," ujar Ram dikutip dari laman resmi Liga 1.
"Bisa saksikan di TV, siapapun pecinta sepak bola jadi memang situasi ini rivalitas ini ada yang mencoba ingin manfaatkan, ada pihak ketiga."
Sementara pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso mengaku tidak mempermasalahkan keputusan tersebut. Meski sebenarnya Aji Santoso mengatakan lebih bagus ketika ada penonton, tapi demi kebaikan dia tidak mempermasalahkannya.
Aji Santoso lebih memilih untuk fokus pada persiapan tim daripada mengomentari boleh atau tidaknya penonton hadir di stadion. Pada pertemuan pertama Persebaya menang tipis dari Arema FC dengan skor 1-0.
Untuk pertemuan kedua, Aji Santoso yakin timnya bisa mendapatkan tiga poin. Pelatih kelahiran Malang itu akan menurunkan pemain-pemain yang turun di pertandingan melawan Persis Solo.
"Persiapan hari ini kami akan melakukan ofisial training selama 1 jam, Ini masih bagian recovery pemain yang main kemarin (lawan Persis Solo).Kemarin pemain-pemain yang starting eleven tidak ada yang latihan, diliburkan" ujar Aji Santoso.
Meski optimis menang dari Arema FC, tapi Aji Santoso mengatakan pada para pemain untuk tetap mewaspadai lawannya.
Baca Juga: Seperempat Abad Menikah, Istri Mbah Slamet Pengganda Uang Tak Tahu Pekerjaan Sang Suami
Pasalnya Arema FC dihuni oleh banyak pemain berpengalaman, seperti Dendi Santoso, Dedik Setiawan, Evan Dimas, Alfarizi dan lainya.
"Arema saya lihat banyak pemain yang punya pengalaman," jelas Aji Santoso.
Duel Persebaya VS Arema FC akan berlangsung pada Selasa (11/4/2023).(M.Iqbal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Kluster 2 Resmi Dibuka, 7 Kota Tujuan Ini Jadi Rebutan
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Kabar Gembira! Pemkab Bogor Gelar Pangan Murah di Cibinong, Harga di Bawah Pasar
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
Jadwal Imsak Kota Malang 27 Februari 2026, Jangan Lupa Shalat Jumat!
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya
-
Comeback dari Cedera Panjang, Ini Komentar Bek PSIM Yogyakarta Asal Belanda
-
Pemuda 18 Tahun Perkosa Penyandang Disabilitas di Lamongan, Kenalan Lewat Instagram