NTB.Suara,com – Beli baju lebaran baiknya sebelum masuk 10 malam terakhir agar kita memaksimalkan ruang, tenaga, dan pikiran untuk fokus beribadah di 10 malam terakhir dan menjadi bagian dari orang-orang yang mendapatkan kemuliaan malam yang sangat istimewa, Lailatul Qadar.
Ya, memang kenapa? Pemandangan yang sangat jauh berbeda ketika menginjakkan kaki di Minggu pertama bulan Ramadan dengan ketika menginjakkan kaki di Minggu terakhir bulan Ramadan. Ya, semakin Ramadan berlalu semakin sedikit pula jamaah yang berkunjung ke masjid, berbeda di waktu awal puasa, yang begitu ramainya hingga pada hari ke-tiga Ramadan, shaf ketika dhuhur di masjid dekat kantor saya full bak shaf ketika shalat Jum’at.
Kemana meraka sekarang ? Ramadan belum juga selesai. Ya, mereka sedang sibuk-sibuknya berburu baju lebaran guna mengamalkan ajaran Islam yang disampaikan oleh Buya Yahya, seperti yang dikuti dari suara.com, (26/4/2022). "Sunnahnya kita dianjurkan memakai baju bagus saat lebaran tiba dan baru kalau punya uang, jangan sampai berhutang, tidak wajib memilikinya saat hari raya," kutip Buya.
Oh, ya, alhamdulillah, tidak ada masalah, malah bagus, kita berusaha mengamalkan dan menegakkan ajaran-ajaran para Islam. Tapi bagimana dengan ajaran Islam yang menganjurkan kita ‘Hamba Allah” untuk beribadah ‘Itikaf’ di 10 malam terakhir demi mendapatkan kemuliaan malam seribu bulan atau malam Laitul Qadar?
Makanya, baiknya, beli baju lebarannya sebelum masuk 10 malam terakhir agar dapat mengamalkan du ajaran agama Islam, tak ada yang ditinggalkan dan keduanya dapat, yaitu dapat membeli baju lebaran serta dapat juga beritikaf di masjid. (M.Iqbal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien