NTB.Suara.com – Mantan Menteri Kesehatan RI, Fadhilah Supari menyebut kehadiran Ida Dayak, ahli pengobatan alternatif merupakan berkah untuk Indonesia.
Fadhilah menjelaskan bahwa jenis pengobatan yang ada di Indonesia ada banyak, salah satunya yang disebut sebagai pengobatan alternatif.
Jenis pengobatan alternatif ini disebutkan oleh Fadilah Supari sudah diakui keberadaannya secara legal oleh negara.
“Pada waktu saya menjadi menteri kesehatan, pengobatan yang seperti ini, Itu termasuk pengobatan alternatif, itu saya masukkan dalam bidang kesehatan, jadi kita akui,” jelas Fadilah Supari dikutip dari YouTube tvOneNews (11/4/2023).
Pengobatan alternatif yang diakui resmi negara harus memenuhi beberapa kriteria yang ditetapkan. Beberapa diantaranya seperti bekam, akupuntur dan lain sebagainya.
Sehingga kini ada beberapa Rumah Sakit yang menggunakan obat herbal, meski masih ‘dimusuhi’ dokter yang belajar ilmu medis dari Barat.
Pengobatan ala Ida Dayak diakui Fadhilah sebagai sebuah karomah yang merupakan khas dari Nusantara.
Fadhilah mengatakan bahwa setiap hari mengikuti video Ida Dayak, dan mengaku hatinya tersentuh dengan keikhlasannya membantu warga.
Lantaran Ida Dayak setiap mengobati selalu mengatakan bahwa kesembuhan pasien semata karena kuasa Allah. Bahkan dirinya tidak memberi tarif dan sering menggratiskan pengobatannya.
Baca Juga: Modus Pinjam Kendaraan untuk Ambil Uang di ATM, Pemuda Asal Jombang Nekat Bawa Kabur Motor
Keikhlasan Ida Dayak ini membuat Fadhilah berlinang air mata dan ingin bertemu dengan sosok wanita Dayak itu.
“Bu Ida dayak menurut saya datangnya ke masyarakat umum di pulau Jawa ini merupakan berkah,” kata Fadilah Supari.
Fadhilah juga menyebut bahwa kehadiran Ida Dayak merupakan berkah untuk rakyat, dimana sekarang kondisi sedang sempit. Jika ingin berobat harus bayar mahal, tidak sakit pun rakyat masih harus bayar iuran BPJS.(Ainul Yaqin/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bima Azriel dan Ayastrophiile Ungkap Perjuangan Mengejar Mimpi Lewat Film Nobody Loves Kay
-
Ulasan Serial Teach You a Lesson: Cerita Episodik yang Adiktif dan Bermakna
-
Tayang 2027, Anime Bride of the Barrier Master Ungkap Staf dan Seiyuu Utama
-
Wanita Hamil Tewas Diduga Dibunuh Suami, Polisi Temukan Sejumlah Senjata Tajam
-
Sinopsis Drama 'Ima kara, Shinyu Yameyo ka', Dibintangi Okamoto Natsumi
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
-
Rakerwil ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Didorong Jadi Aktor Utama Pembangunan
-
Variety Show Office Worker 3 Siap Tayang, Gong Hyo Jin Jadi Tamu Perdana
-
Piala Dunia 2026 dan Poin Perdana Qatar yang Sejatinya Tak Begitu Membantu Mereka di Kontestasi
-
Proyek Dapur MBG Belum Bayar Rp3,5 Miliar, Pengusaha Mengadu ke Pemprov Kaltim