NTB.Suara.com – Fenomena alam Gerhana Matahari Hibrida akan terjadi pada 20 April mendatang.
Sebagian besar wilayah di Indonesia dapat menyaksikan gerhana matahari tersebut.
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gerhana matahari Hibrid terjadi karena matahari, bulan, dan bumi berada tepat di garis yang sejajar.
Deputi Bidang Geofisika BMKG, Suko Prayitno Adi mengatakan bahwa matahari akan terlihat seperti cincin.
“Pada puncak gerhana di tempat-tempat tertentu, matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di tengah dan terang di pinggir,” jelas Suko Prayitno Adi pada Jumat (15/4).
Sementara itu, di suatu tempat yang lain matahari akan terlihat seolah-olah tertutup bulan.
“Sedangkan di tempat lain, matahari akan tampak seolah tertutup bulan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, gerhana gerhana matahari hibrid terdiri dari dua jenis gerhana, yakni gerhana matahari annular dan gerhana matahari total.
Sedangkan bayangan bulan yang terbentuk saat gerhana matahari hibrid terdapat tiga macam bayangan, di antaranya yaitu antumbra, penumbra, dan umbra.
Baca Juga: Tak Punya Riwayat Sakit Jantung, Bocah di Tabanan Meninggal Karena Panik Saat Gempa
Untuk daerah yang dilewati oleh antumbra dapat mengamati gerhana matahari cincin, sedangkan untuk daerah yang dilewati penumbra adalah gerhana matahari sebagian.
Untuk daerah yang dilewati umbra, gerhana yang dapat diamati adalah gerhana matahari total.
Di tahun 2023 ini, BMKG memprediksi akan terjadi empat kali gerhana. Ada Gerhana Matahari Hibrid, Gerhana Bulan Penumbra, Gerhana Matahari Cincin, dan Gerhana Bulan Sebagian.
Gerhana Matahari Hibrid akan terjadi pada 20 April mendatang yang dapat diamati dari Indonesia.
Gerhana Bulan Penumbra akan terjadi pada 5-6 Mei 2023 yang juga dapat diamati dari Indonesia.
Gerhana Matahari Cincin akan terjadi pada 14 Oktober 2023 yang tidak dapat diamati dari Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan