NTB.Suara.com - Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dikenal sebagai pemimpin kerajaan Arab Saudi.
Siapa yang tak mengenal nama besarnya? Namun baru-baru ini tercium kabar kurang mengenakan yang menyebutkan jika Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud telah meninggal dunia menurut sebuah siaran TV.
Bahkan beredar sebuah pesan beruntun dari aplikasi WA yang mengupas tentang raja tersebut.
Dikutip NTB.Suara.com dari Kementerian Komunikasi dan Informatika hingga melakukan pengecekan dan evaluasi terhadap berita yang beredar tersebut.
Narasi pada pesan berantai melalui aplikasi WA tersebut berdurasi sekitar 30 detik yang menunjukkan seorang presenter laki-laki dari sebuah stasiun berita televisi.
Terlihat presenter laki-laki tersebut menggunakan penutup kepala keffiyeh ditambah pengikat hitam yang biasa disebut igal yang tengah membacakan berita mengenai penjaga Mekah dan Madinah telah meninggal dunia.
Dengan latar belakang berwarna hijau nampak presenter tersebut membacakan sebuah berita ditambah adanya watermark yang berasal dari sebuah stasiun televisi lokal di Arab Saudi.
PENJELASAN
Dari penelusuran yang telah dilakukan pada sumber berita yang beredar saat ini pada laman Kementerian Komunikasi dan Informatika diperoleh penjelasan jika berita yang beredar terkait Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud meninggal dunia adalah tidak benar.
Baca Juga: 7 Artis Makan Bersama dengan Karyawan, Ada yang Kena Kritik Cara Masaknya Jorok
Faktanya, tidak ditemukannya suatu informasi yang benar-benar valid terkait beredarnya berita kematian Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud tersebut di berbagai media di Arab Saudi dan sekitarnya.
Sebelum adanya pesan berantai yang muncul dari aplikasi WA tersebut mengenai Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud wafat.
Sebelumnya, pernah diberitakan juga melalui situs Turnbackhoax.id pada tahun 2022 yang menjelaskan berita yang sama juga dan dikategorikan sebagai berita hoax.
KESIMPULAN
Video siaran berita dan munculnya pesan berantai yang muncul pada aplikasi WA mengenai Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud meninggal dunia termasuk kategori berita hoax. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli