NTB.Suara.com - Briptu RA, salah seorang anggota Satuan Polisi Air dan Udara Polres Garut, dipukul berkali-kali hingga mengalami luka lebam di wajahnya. Penganiayaan tersebut dilakukan oleh tiga orang wisatawan asal Bandung ketika berwisata di Pantai Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (24/4/2023).
Mengetahui hal tersebut, anggota Polres Garut langsung bertindak dengan menangkap tiga orang wisatawan yang masih berusia belasan tahun tersebut. Ketiganya berinisial RE, DK, dan AA.
"Para pelaku adalah wisatawan yang kami tangkap karena melakukan penganiayaan terhadap salah satu anggota kami," kata Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro, seperti dikutip dari Antara, Rabu (26/4/2023).
Ketiga tersangka, sebut dia, berusia 19 tahun. Semuanya warga Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Dalam jumpa pers dengan media, Rio menjelaskan kronologis kejadian berawal dari adanya keributan di Pantai Santolo, Senin (24/4) sore. Kemudian anggota Satpolairud Santolo mendatangi lokasi keributan dan mencoba melerai.
Anggota yang sedang memakai seragam dinas tersebut justru mendapatkan pemukulan berkali-kali secara beramai-ramai hingga korban wajahnya lebam.
Dengan adanya laporan penganiayaan tersebut, Rio memerintahkan jajarannya untuk mengamankan para pelaku dan memproses sesuai hukum yang berlaku.
Saat ini, ketiga tersangka sudah ditahan di Rumah Tahanan Polres Garut untuk menjalani proses hukum. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP Jo Pasal 212 KUHP Subs Pasal 214 ayat 1 KUHP tentang melawan petugas keamanan dengan ancaman tujuh tahun penjara.
Menurut Rio, tindakan para tersangka merupakan kesalahan yang besar, karena kepada petugas saja berani melakukan penganiayaan, apalagi kepada masyarakat biasa.
Baca Juga: Doddy Sudrajat Dihujat Halu Gegara Pamer Mayang Dilamar dengan Mahar 20 Unta
"Oleh sebab itu, kami memberikan tindakan tegas agar para tersangka mendapatkan efek jera dan tidak mengulangi lagi perbuatannya," tegasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Gaji Messi 1 Detik Berapa? Cetak Hattrick untuk Argentina di Piala Dunia 2026
-
Tak Ada Obat, Lionel Messi Dapat Nilai 10/10 Usai Hattrick Saat Argentina Bantai Algeria
-
Saddil Ramdani Ogah Mulai dari Nol, Pilih Latihan Mandiri Saat Libur Panjang Kompetisi
-
Top Scorer Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Haaland dan Mbappe Mengintai
-
BEM Bersatu dari Universitas Mana Saja? Sederet Kampus Klarifikasi Bantah Ikut Terlibat
-
Dunia Borong Perhiasan Indonesia, Nilai Ekspor Melonjak hingga 9,1 Miliar Dolar AS
-
Pemilik Angkat Bendera Putih, Pizza Hut Resmi Dijual Rp47 Triliun
-
Malam Satu Suro di Keraton Solo Memanas: Dua Kubu Keluarga Keraton Terlibat Adu Mulut!
-
Piala Dunia Bukan Sekadar Hiburan, Bisa Bantu Melepas Stres?
-
Kapan Waktu yang Tepat untuk Ganti HP? Ini Tanda-Tanda yang Perlu Diketahui