NTB.Suara.com - Nursyah kembali membuat pernyataan yang mengejutkan soal guna-guna menantunya Arie Kriting.
Setelah sebelumnya, mengatakan kalau Indah Permatasari jatuh cinta ke Arie Kriting itu karena guna-guna.
Kali ini, Nursyah menyebut bahwa menantunya itu berniat mencelakakan dirinya dengan ilmu hitam atau kiriman negatif.
Hal itu Nursyah ungkapkan saat live di media sosialnya (TikTok) belum lama ini.
Sampai-sampai, Nursyah menyebut saat menjalankan puasa Syawal hari ke-5, ada ular yang masuk ke rumahnya, tak hanya sekali, empat kali ia melihat adanya ular masuk.
"Mau buat rumah saya ini kepanasan? Kayak comberan? Dikirim ular pun tidak mempan ke saya," ujar Nursyah dikutip ntb.suara.com dari YouTube Intens Investigasi pada Rabu, (26/4/2023).
"Justru kabur itu ular, saya teriaki Allahu Akbar," ujarnya.
Saat live itu, banyak sekali netizen yang bertanya pada ibunda Indah Permatasari ini, khususnya di momen Hari Raya Idul Fitri.
Netizen menanyakan apakah Indah Permatasari mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri ke sang ibundanya.
Baca Juga: Penjelasan Ending Duty After School, Akhir Pertarungan Siswa SMA Sungjin
"Gimana mau ngucapin begitu, ketemu aja sebulan yang lalu buang muka," ujar Nursyah disadur dari YouTube Intens Investigasi.
Kemudian, netizen lain menanyakan kepada Nursyah, jika Arie Kriting dan Indah Permatasari meminta maaf apakah akan memaafkan?
"Terlambat sudah, terlambat sudah. Sampai kapan pun saya tak akan merestui pernikahan mereka, Arie Kriting adalah musuh bebuyutan saya. Marah saya bilang begitu? Saya gak takut," kata Nursyah menimpali. (Ainul Yaqin/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali