NTB.Suara.com - Pada awal April 2023 lalu, warganet dihebohkan dengan sebuah rumah di desa yang ditawar sampai Rp2,5 miliar. Fantastisnya harga yang ditawarkan ini disebabkan karena pemandangan air terjun di depan rumah disebut seperti surga.
Sejak berita itu viral, rumah yang ternyata dimiliki oleh seorang kakek yang akrab disapa Abah Jajang ini pun lantas ramai. Warganet berbondong-bondong mengunjungi lokasi rumah Abah Jajang demi bisa sekedar “healing” melihat pemandangannya.
Tak hanya sekedar mengunjungi, belakangan rumah Abah Jajang juga menerima wisatawan yang ingin menginap. Sontak, rumah Abah Jajang yang tadinya senyap dan tenang pun menjadi ramai.
Makin ramainya rumah Abah Jajang ini dengan wisatawan membuat pemandangan di sekitar rumah perlahan mulai rusak. Rumput-rumput yang tadinya tumbuh hijau subur, kini sudah berubah drastis akibat injakan dari banyaknya orang yang datang ke rumah Abang Jajang.
Sontak, kerusakan di sekitar rumah Abah Jajang ini membuat warganet murka.
“Kan udah ketebak kalau apa2 viral pasti rusak, semua demi konten !!!! ada yang bangun tenda di halaman, motor vesva, sampe naik ke rumput, ngonten sambil ngopi didepan rumah abah, rumput rusak di injak2,” tutur akun Twitter @Arti_SebuahRasa di kolom komentar autobase @AREAJULID.
Kemarahan warganet ini pun membuat mereka langsung menggeruduk Instagram sang pengunggah pertama konten tentang rumah Abah Jajang, @ukang_ulinn5.
Tak terima disebut merusak rumah Abah Jajang, akun tersebut lantas mengunggah video klarifikasi. Dalam video tersebut, terlihat Abah Jajang diwawancarai perihal rumput sekitar rumahnya yang rusak. Dengan santai, Abah Jajang pun menjawab tidak apa-apa.
“Enggak apa-apa. Rumput nanti bakal tumbuh lagi,” ujar Abah Jajang dengan senyuman.
Baca Juga: Verrell Bramasta Disebut Lebih Bucin ke Putri Zulhas, Malah Dihujat: Seiman Tapi Jangan Janda Dong
Lebih lanjut, beberapa warganet lain juga memberikan penjelasan bahwa kerusakan yang terjadi hanya pada rumput yang ada di sekitar rumah Abah Jajang. Sementara itu, pemandangannya yang seperti surga masih indah dan tidak berubah. (Riadin Asy/*)
Berita Terkait
-
Sempat Viral karena Punya Pemandangan Indah Air Terjun, Kondisi Rumah Abah Jajang Saat Ini Bikin Miris
-
Dulunya Indah Banget, Begini Kondisi Rumah Abah Jajang setelah Viral: Rumput Hijau Hilang ke Mana?
-
Kejang-kejang Gegara Dianiaya, Pemuda Ini juga Dijambak Pemotor, Warganet Murka: Gak Punya Hati Tuh Orang!
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal