NTB.Suara.com - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyoroti pada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang masih bungkam soal kasus meninggalnya perempuan yang bernama Aisiah Sinta Dewi Hasibuan setelah terjatuh dari lift di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.
Hotman meminta sebaiknya komisi tiga DPR RI dan komisi yang membawahi bandara, DPRD Sumatera Utara hingga DPRD Deli Serdang untuk aktif bersuara agar kasus kematian ini diusut tuntas dan ada pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya nyawa seseorang di ruang publik.
“Kepada DPR komisi tiga atau komisi yang membawahi bandara, kepada DPRD Sumut, kepada DPRD Deli Serdang, kepada Kapolda Sumut, untuk kasus viral seperti meninggalnya seseorang wanita jatuh dari lift di Bandara kualanamu Medan. Ada baiknya bapak - bapak wakil rakyat untuk kasus viral seperti ini proaktif bersuara, meskipun dalam kasus lain banyak masyarakat kecewa atas penegakan hukum, tapi setidaknya untuk kasus - kasus viral, ayolah bapak- bapak,” kata Hotman dilansir dari live instagram @hotmanparisofficial
Ada dasar hukum yang membuat para wakil rakyat untuk bicara menuntut tranparansi pihak bandara kualanamu dan meminta pertanggungjawaban pengelola bandara seperti Angkasa Pura II (AP II).
“Sebagaimana saya sudah bilang berkali - kali azas hukum di negeri ini adalah seseorang bertanggung jawab atas akibat dari perbuatan pegawai maupun akibat dari barang atau benda yang menimbulkan kerugian bagi orang lain, itu ada tanggung jawab perdata atau pidana,” kata Hotman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim