/
Jum'at, 05 Mei 2023 | 06:58 WIB
Gagal Bawa PSIS Melantai di Pasar Saham, Junianto Bakal Lepas Perusahaan Ini ke Publik, Netizen Singgung Persib (/dok IG)

NTB.Suara.com- Pemilik 30 persen saham PSIS Semarang Junianto menemui tim dari perwakilan bursa efek terait dengan rencana perusahaan melantai di pasar saham.

Namun bukan klub PSIS Semarang yang bakal dilepas kepemilikan sahamnya kepada publik, melainkan perusahaan pribadi Junianto yakni rumah sakit Charlie Hospital Group.

Junianto yang sebelumnya menjabat sebagai komisaris PSIS Semarang sempat merencanakan untuk membuat PSIS bisa melantai di pasar saham.

Namun rencana itu gagal, dia kemudian memutuskan untuk tidak duduk di jajaran struktural PSIS Semarang dan digantikan adiknya.

Adiknya sebagai represesntasi keberadaan perusahaan Junianto di PSIS Semarang.

Kini setelah setahun berlalu, Junianto memilih perusahaan pribadinya untuk melantai di pasar saham dalam waktu dekat ini.

Bahkan sudah ada kunjungan dari tim bursa ke perusahaan Junianto yang berada di Jawa Tengah.

"Selamat datang tim bursa efek indonesia dan bursa efek Jawa Tengah yg akan meninjau dan melihat dari dekat aktifitas @charlie_hospital group yg akan segera melisting di Bursa indonesia," kata Junianto dikutip ari akun instagram pribadinya, Jumat (5/5).

"Yg di dampingi bu direktur dan pak direktur RSCH beserta jajarannya. Kedepan masyarakat kendal, Semarang, Ungaran dan sekitarnya bisa membeli sahamnya @charlie_hospital untuk memiliki @charlie_hospital," jelas dia lagi.

Baca Juga: Tingkatkan Potensi UMKM, Warga di Desa Cikiruhwetan Diajak Belajar Mengolah Bakso Ikan

Unggahan ini membuat netizen jadi baper dan berharap agar klub PSIS Semarang juga bisa melakukan yang sama.

"PSIS kapan Bes.... padahal kalau sampun IPO siaaap ikut beli sahamnya," kata pemilik akun @ot_tiez's.

Netizen juga menyinggung soal Persib Bandung yang merupakan klub besar dan kaya raya.

"PSIS dilisting pasti royokan sing tumbas sahamnya....dados sugih saged nyaingi Persib....kapan nggih," kata @kristiantohimawan's. ***

Load More