NTB.Suara.com – Mario Dandy Satrio diketahui tengah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Polda Metro Jaya pada hari Senin (22/5/2023).
Kembali berurusan dengan masalah hukum, kali ini Mario Dandy diperiksa KPK terkait dengan masalah yang dihadapi sang ayah, Rafael Alun Trisambodo terkait dengan dugaan tindak pidana pencucian uang.
Kabar tentang pemeriksaan Mario Dandy oleh KPK diumumkan langsung oleh Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri.
“Tim penyidik menjadwalkan pemeriksaan saksi Mario Dandy Satrio,” kata Ali dikutip NTB.Suara.com dari laman Suara.com.
Selain memeriksa Mario Dandy, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kasus tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo saat masih menjadi pejabat pajak.
Empat orang saksi yang diperiksa dari kalangan swasta antara lain Oki Hendarsanti, Ujeng Arsatoko, Fransiskus Xaverius Wijayanto Nugroho, dan Jeffry Amsar.
Berbeda dengan Mario Dandy yang diperiksa di Polda Metro Jaya, keempat saksi lainnya diperiksa KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
KPK terus mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan Rafael Alun Trisambodo yang disangkakan melanggar Pasal 12 B Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001.
Rafael Alun diduga menerima aliran dana gratifikasi senilai USD 90 ribu. Dana tersebut mengalir ke kantong pribadi Rafael Alun melalui PT Artha Mega Ekadhana (AME) yang bergerak dalam bidang jasa konsultasi pajak.
Diduga sumber kekayaan Rafael Alun selama ini berasal dari Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang ia lakukan selama menjadi pejabat pajak di lingkungan Kementerian Keuangan. (Iqbal/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim