NTB.Suara.com – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memanggil 10 pemain yang tengah berkarier di luar negeri sebagai bentuk keseriusan Timnas Indonesia menghadapi Timnas Argentina pada agenda FIFA Matchday Juni 2023 mendatang.
Shin Tae-yong telah merilis 26 nama pemain yang dipanggil untuk melakoni pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia sebelum menghadapi Argentina yang telah dirilis di laman Instagram PSSI.
Dari 26 pemain yang dipanggil untuk bersiap menghadapi Timnas Argentina, ada nama-nama seperti Elkan Baggot, Jordi Amat, Shayne Parttynama, Saddil Ramdani, Asnawi Mangkualam, dan Marselino Ferdinan yang semuanya tengah berkarier di luar negeri.
Selain itu, Shin Tae-yong juga memanggil dua pemain yang baru saja selesai proses naturalisasinya yakni Ivar Jenner dan Rafael Struick.
Persiapan matang dilakukan Timnas Indonesia karena lawan mereka di ajang FIFA Matchday bukan kaleng-kaleng.
Argentina merupakan tim ranking 1 FIFA saat ini sementara lawan Timnas Indonesia lainnya, Palestina menempati posisi ke-98 ranking FIFA jauh di atas skuad Garuda yang menghuni ranking ke-149.
Untuk itu persiapan matang perlu dilakukan eks juru latih Timnas Korea Selatan itu dengan memulai pemusatan latihan di Jakarta pada 5 Juni 2023 mendatang.
Berikut nama-nama pemain yang dipanggil Shin Tae-yong untuk menghadapi agenda FIFA Matchday yang telah dihimpun NTB.Suara.com:
1. Edo Febriansyah (Persib Bandung)
Baca Juga: CEK FAKTA: Arya Saloka Video Call Amanda Manopo Ungkapkan Perasaannya, Benarkah?
2. Ricky Kambuaya (Persib Bandung)
3. Marc Klok (Persib Bandung)
4. Rachmat Irianto (Persib Bandung)
5. Yacob Sayuri (PSM Makassar)
6. Yance Sayuri (PSM Makassar)
7. Reza Pratama (PSM Makassar)
8. Syahrul Trisna (Persikabo 1973)
9. Andy Setyo (Persikabo 1973)
10. Dimas Drajad (Persikabo 1973)
11. Rizky Ridho (Persija Jakarta)
12. Witan Sulaeman (Persija Jakarta)
13. Dendy Sulistyawan (Bhayangkara FC)
14. Ernando Ari (Persebaya Surabaya)
15. Fachrudin Aryanto (Madura United)
16. Stefano Lilipaly (Borneo FC)
17. Jordi Amat (Johor Darul Tazim Malaysia)
18. Saddil Ramdani (Sabah FC Malaysia)
19. Pratama Arhan (Tokyo Verdy Jepang)
20. Asnawi Mangkualam (Jeongnam Dragons Korea Selatan)
21. Sandy Walsh (KV Mechelen)
22. Shayne Pattynama (Viking FK)
23. Marselino Ferdinan ( KMSK Deinze)
24. Ivan Jenner (Jong Utrecht)
25. Rafael Struick (ADO Den Hag)
26. Elkan Baggot (Cheltenham Town). (Ainul Yaqin/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah