NTB.Suara.com – Salah satu lembaga swadaya masyarakat level dunia yaitu 350.org kini sedang membuka lowongan kerja.
350.org adalah gerakan akar rumput internasional yang berfokus pada penanganan perubahan iklim dan mempromosikan kelestarian lingkungan.
Organisasi ini didirikan pada tahun 2008 oleh sekelompok aktivis lingkungan, termasuk penulis Bill McKibben.
Nama "350.org" mengacu pada tingkat target konsentrasi karbon dioksida (CO2) di atmosfer bumi yang menurut para ilmuwan diperlukan untuk menghindari bencana perubahan iklim.
Lowongan yang dibuka untuk wilayah Asia, termasuk Indonesia adalah posisi Manajer Komunikasi Asia. Tak main-main, gaji yang ditawarkan sebesar Rp458.107.472 per tahunnya atau setara Rp38 juta setiap bulannya. Berikut ini kualifikasi yang harus dipenuhi untuk melamar posisi tersebut.
Keahlian yang dibutuhkan
1. Minimal berpengalaman selama 6 tahun dalam komunikas dan kampanye advokasi.
2. Mempunyai kemampuan untuk mengelola diri sendiri, orang lain dengan kemampuan bimbingan yang terbukti, dan proyek.
3. Bisa melakukan kerja tim yang sangat baik, pemecahan masalah, perencanaan program dan keterampilan manajemen.
Baca Juga: Dibuka Lowongan Kerja PT Mayora, Tersedia 2 Posisi Menarik, Ayo Segera Daftar!
4. Seorang komunikator yang sangat baik dengan keterampilan menulis dan kolaborasi kelas satu dalam bahasa Inggris dan bahasa daerah masing-masing.
5. Kemampuan bercerita yang kuat dan kemampuan menyusun strategi keluaran komunikasi kreatif yang disesuaikan dengan konteks daerah.
6. Bakat yang kuat untuk keterampilan komunikasi, fasilitasi, dan pelatihan untuk membantu memandu, menginspirasi, berkonsultasi, dan berkoordinasi dengan tim yang jauh dan beragam dari berbagai wilayah.
7. Pemahaman lanskap media regional, jaringan media yang kuat di kawasan dan kemampuan untuk menghubungkan kampanye antar negara yang berbeda dalam narasi pan Asia.
8. Kesediaan untuk melakukan penelitian dan menjadi berpengetahuan tentang publikasi dan outlet untuk berita lingkungan dan perubahan iklim.
9. Keterlibatan publik dan pengetahuan kerja tentang debat regional dan global saat ini tentang perubahan iklim dan keadilan iklim, dan minat yang kuat untuk menangani masalah ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Nasib Tragis Bos Perusahaan Malaysia, Tewas Usai Helikopter Jatuh di Hutan Rimba Kalbar
-
Perbedaan Tari Tanggai dan Tari Gending Sriwijaya untuk Penyambutan Tamu di Palembang
-
Hari Kartini Apakah Libur? Ini Aturan Resmi SKB 3 Menteri untuk 21 April 2026
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Beri Arahan ke Ketua DPRD se-Indonesia, Prabowo: Saya Ingin Bicara Apa Adanya dari Hati ke Hati
-
Jauh dari Riau ke Copenhagen: Kisah Rully Irawan Menemukan Makna 'Rumah' Lewat Musik
-
Mobil Tua Tapi Jangan Diremehkan! Ini 4 Pilihan Terbaik untuk Pemula
-
Sosok Steven Garcia: Hilang Misterius, Disebut Punya Akses ke Fasilitas Nuklir Rahasia
-
5 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Flek Hitam Membandel, Bikin Wajah Cerah