NTB.Suara.com – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menegaskan tak mengincar kemenangan saat menghadapi agenda FIFA Matchday melawan Palestina dan Argentina.
Menghadapi lawan yang levelnya jauh di atas Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mencoba untuk realistis dengan misi timnya di agenda FIFA Matchday.
Mendampingi Timnas Indonesia menjalani program pemusatan latihan di Surabaya. Shin Tae-yong berharap dari agenda laga FIFA Matchday para pemain Timnas Indonesia bisa berkembang lebih baik.
“Melalui event FIFA Matchday kali ini, saya harap pemain Timnas Indonesia bisa berkembang. Seperti yang bisa dilihat, Palestina merupakan tim peringkat 90-an dan Argentina baru saja menjadi juara Piala Dunia 2022,” ungkap Shin Tae-yong dilansir NTB.Suara.com dari kanal YouTube PSSI, Sabtu (10/6/2023).
“Saya akan berusaha meningkatkan kondisi pemain agar bisa berusaha semaksimal mungkin di pertandingan nanti dan saya berharap pemain mengikuti instruksi saya,” imbuhnya.
Saat ini juru latih asal Korea Selatan itu menggenjot para pemain Timnas Indonesia dengan program pemulihan kebugaran kondisi fisik pemain.
Shin Tae-yong menilai kondisi fisik para pemain Timnas Indonesia belum dalam kondisi ideal setelah libur cukup lama sejak akhir musim lalu.
Pelatih yang akrab disapa STY itu menggenjot para pemainnya dengan program latihan dua kali dalam sehari.
Hal ini pun diakui Dendy Sulistyawan yang menyebut program Shin Tae-yong membantu pemain mencapai kondisi kebugaran fisik yang ideal jelang laga agenda FIFA Matchday.
Baca Juga: Bobby Nasution Tegaskan Pembangunan Kota Medan Lebih Massif di Tahun Ini
“Untuk kegiatan tiga hari kemarin seperti biasa kami ada jadwal latihan sehari dua kali. Soalnya baru bergabung bersama Timnas lagi,” ucap Dendy Sulistyawan.
“Jadi, ada jadwal latihan di gym pagi hari, sore harinya baru di lapangan,” imbuh striker Bhayangkara FC itu. (Ainul Yaqin/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Antam Borong 6 Ton Emas per Tahun dari Anak Usaha Merdeka Group
-
Perancis dan Spanyol 'Lawan AS', Tidak Takut Ancaman Embargo Dagang Trump
-
Hormuz Terblokade: Harga Minyak Brent Melonjak ke 83 Dolar AS
-
Sasar Momentum THR, Sarinah Tebar Diskon hingga 50%
-
Orangutan dan Bayi Kembarnya Diselamatkan dari Hutan di Kutai Timur
-
Bursa Kripto CFX Manjakan PAKD dengan Layanan Rekonsiliasi Transaksi yang Kian Fleksibel
-
Dampak Perang Iran-AS-Israel: Bagaimana Nasib Ekonomi-Politik Indonesia?
-
Bocoran Media Inggris, Ini Tim yang Akan Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
-
Mantan Istri Ungkap Karakter Uma di Nussa Diduga Terinspirasi dari Selingkuhan Aditya Triantoro
-
Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?