NTB.Suara.com - Klub Sepakbola Madura United FC memberikan nomor punggung 7 kepada pemain gelandang asal Meksiko, yakni Fransisco Israel Rivera yang sebelumnya membela tim Kosovo pada musim lalu.
"Pemain itu musim lalu mencetak tujuh gol di klubnya. Nah, di Madura United dia diberikan mengenakan kostum dengan nomor punggung 7," kata Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Annisa Zhafarina, dikutip dari maduraunitedfc.com, Selasa (27/6/2023).
Sebelumnya, nomor punggung 7 digunakan oleh Bayu Gatra Sanggiawang, namun saat ini, sudah beralih ke 23 dan sudah sering dipakai ketika latihan.
Kedatangan Fransisco Israel Rivera bergabung di Madura United FC menciptakan sejarah baru sebagai pemain Meksiko pertama yang bermain di klub tersebut.
Untuk itu, Manajemen Madura United FC sangat berharap kepada pemain berusia 28 tahun tersebut bisa memberikan yang terbadik untuk prestasi klub pada musim 2023/2024.
Kehadiran Fransisco Israel Rivera menambah jumlah pemain asing yang direkrut klub asal Pulau Garam tersebut, menjadi lima orang. Empat lainnya adalah Hugo Gomes dos Santos Silva, Luis Marselo Morais dos Reis, Jacob Mahler, dan Cleberson Martins. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan