NTB.Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi gempa bumi sebanyak 520 kali di Provinsi NTB, selama Juni 2023. Peristiwa tersebut didominasi oleh kejadian dengan magnitudo kurang dari 3.0 dan kedalaman dangkal kurang dari 60 kilometer.
"Dari 520 kejadian gempa bumi tersebut terdapat dua kejadian gempa bumi yang dirasakan di Provinsi NTB," kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi, dalam keterangan resmi di Mataram, Minggu (2/7/2023).
Analisa gempa bumi di Provinsi NTB, dan sekitarnya pada Juni 2023 dikelompokkan menjadi empat bagian, yaitu gempa bumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian, kedalaman tiap kejadian gempa bumi dan dominasi sumber gempa bumi.
Adapun uraiannya sebagai berikut:
Berdasarkan grafik frekuensi kejadian gempa bumi pada Juni 2023 merupakan kejadian gempa bumi terbanyak pada 13 Juni 2023, yakni mencapai 36 kejadian.
Berdasarkan besar magnitudo gempa dengan magnitudo (M) kurang dari 3 sebanyak 402 kejadian, gempa dengan M3 hingga kurang dari M5 sebanyak 118 kejadian, sedangkan kejadian gempa bumi dengan lebih dari M5 tidak ada.
Berdasarkan kedalaman gempa bumi dengan kedalaman kurang dari 60 km sebanyak 410 kejadian, gempa bumi dengan kedalaman kurang dari 60 km hingga kurang dari 300 km sebanyak 104 kejadian, dan kejadian gempa bumi dengan kedalaman lebih dari 300 sebanyak 6 kejadian.
Berdasarkan kondisi seismisitas Provinsi NTB dan sekitarnya, aktivitas gempa bumi pada Juni 2023 didominasi di daerah sumber gempa bumi, yakni sesar lokal Sumbawa Barat, back arc thrust Utara Lombok, Dompu dan Bima.
Tidak ada laporan korban jiwa atau kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi selama Juni 2023. Meskipun demikian, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (*)
Baca Juga: Gempa Bumi M 5.0 Guncang NTB, Pusatnya di Laut Sumbawa
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Persib Bungkam Persija 2-1, Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Viral, ART Resign Setelah 4 Hari Kerja karena Tak Kuat Kena AC dan Mabuk Naik Mobil
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Ketua DPRD Kepri Kedapatan Pamer Naik Moge, GMNI Singgung Gaya Hidup Mewah
-
Logika Sesat Guru Ngaji Surabaya: Cabuli 7 Santri Pria di Bawah Umur Demi Hindari Zina dan Hamil