/
Minggu, 02 Juli 2023 | 05:28 WIB
Ilustrasi gempa bumi. (Sumber foto: antara)

NTB.Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi gempa bumi sebanyak 520 kali di Provinsi NTB, selama Juni 2023. Peristiwa tersebut didominasi oleh kejadian dengan magnitudo kurang dari 3.0 dan kedalaman dangkal kurang dari 60 kilometer. 

"Dari 520 kejadian gempa bumi tersebut terdapat dua kejadian gempa bumi yang dirasakan di Provinsi NTB," kata Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi, dalam keterangan resmi di Mataram, Minggu (2/7/2023).

Analisa gempa bumi di Provinsi NTB, dan sekitarnya pada Juni 2023 dikelompokkan menjadi empat bagian, yaitu gempa bumi berdasarkan magnitudo, frekuensi kejadian, kedalaman tiap kejadian gempa bumi dan dominasi sumber gempa bumi.

Adapun uraiannya sebagai berikut:

Berdasarkan grafik frekuensi kejadian gempa bumi pada Juni 2023 merupakan kejadian gempa bumi terbanyak pada 13 Juni 2023, yakni mencapai 36 kejadian. 

Berdasarkan besar magnitudo gempa dengan magnitudo (M) kurang dari 3 sebanyak 402 kejadian, gempa dengan M3 hingga kurang dari M5 sebanyak 118 kejadian, sedangkan kejadian gempa bumi dengan lebih dari M5 tidak ada.

Berdasarkan kedalaman gempa bumi dengan kedalaman kurang dari 60 km sebanyak 410 kejadian, gempa bumi dengan kedalaman kurang dari 60 km hingga kurang dari 300 km sebanyak 104 kejadian, dan kejadian gempa bumi dengan kedalaman lebih dari 300 sebanyak 6 kejadian.

Berdasarkan kondisi seismisitas Provinsi NTB dan sekitarnya, aktivitas gempa bumi pada Juni 2023 didominasi di daerah sumber gempa bumi, yakni sesar lokal Sumbawa Barat, back arc thrust Utara Lombok, Dompu dan Bima.

Tidak ada laporan korban jiwa atau kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi selama Juni 2023. Meskipun demikian, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (*)

Baca Juga: Gempa Bumi M 5.0 Guncang NTB, Pusatnya di Laut Sumbawa

Load More