/
Selasa, 04 Juli 2023 | 07:41 WIB
Dewi Persik. (ouTube Intens Investigasi)

NTB.Suara.com - Polemik sapi kurban antara Dewi Persik dengan Ketua RT sudah mereda. Kedua belah pihak menyatakan tidak ingin masalah tersebut sampah ke ranah hukum.

Dewi Persik juga terang-terangan menyatakan bahwa polemk sapi kurban tersebut sudah selesai. Menurutnya, masalah tersebut hanya kesalah pahaman saja sehingga tidak perlu harus sampai ke ranah hukum.

"Aku sama Pak RT nya sendiri dari awal tidak ada masalah, semuanya sudah clear karena cuma masalah akad untuk sapi kurban, itu salah paham," ujar Dewi Persik melalui live di Instagram, seperti dikutip dari cumicumi.com, Selasa (4/7/2023).

Polemik sapi kurban tersebut bermula ketika sapi kurban milik Dewi Persik ditolak oleh Ketua RT 4 RW 6 Lebak Bulus, Jakarta. Hal itu menjadi sorotan publik, terlebih, beredar kabar bahwa Dewi Persik diminta membayar uang sebesar Rp100 juta.

Depe panggilan akrab Dewi Persik kemudian membongkar hal itu melalui media sosial. Beragam komentar membanjiri akun instagram penyanyi dangdut tersebut.

"Banyak orang yang ikut campur, jadinya aku emos. Nanti insya Allah aku bertemu dengan Pak RT secara baik-baik dan sudah clear ya masalahnya. Saya juga melihat Pak RT sudah adem," ucap Depe.

Depe juga meminta netizen untuk tidak lagi memperkeruh permasalahan yang sudah clear. Ia berharap tidak ada lagi netizen yang sengaja memancing emosi. (*)

Load More