NTB.Suara.com - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat), melalui brand IM3, menginisiasi program Pelatihan Pemasaran Produk melalui Media Sosial bagi para pelaku UMKM di Desa Pagutan, Lombok Tengah, Provinsi NTB, sebagai bentuk komitmen untuk mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pemberdayaan masyarakat sekitar.
Program tersebut merupakan kelanjutan dari dukungan infrastruktur jaringan Indosat yang lebih kuat dan stabil di wilayah Nusa Tenggara untuk memaksimalkan potensi yang dimilikinya.
Desa Pagutan dihuni oleh banyak penduduk yang mata pencahariannya berdagang dengan menjalankan UMKM, yakni menjual berbagai macam produk lokal seperti pakaian, makanan, bahan pokok, kerajinan tangan hingga jasa percetakan.
Seiring dengan perkembangan teknologi dan penetrasi internet yang semakin meluas, beberapa penduduk Desa Pagutan juga telah memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produk, memperluas jangkauan pasar, serta mencapai pelanggan potensial di luar wilayah desa mereka meskipun pemanfaatan media sosial ini masih terbatas.
Pelatihan Pemasaran Produk melalui Media Sosial ini diselenggarakan di Kantor Kepala Desa Pagutan, Batukliang, Lombok Tengah, dan diikuti oleh lebih dari 100 pelaku UMKM.
Para peserta akan mendapatkan pelatihan intensif dari narasumber berpengalaman yakni Esha Mahendra, pelaku UMKM muda yang telah sukses mengaplikasikan pemasaran produk melalui media sosial.
Dalam pelatihan ini, peserta diberikan pemahaman lebih baik terkait strategi pemasaran yang efektif di platform media sosial populer yaitu TikTok, mulai dari mempelajari cara membuat konten gambar, video, dan caption yang menarik hingga praktik penggunaan platform TikTok secara langsung.
Pelatihan ini akan memberikan pemahaman secara menyeluruh tentang kekuatan media sosial dalam mencapai target pasar yang lebih luas dan meningkatkan visibilitas usaha mereka.
SVP-Head of Region East Java & Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison, Soejanto Prasetya menyampaikan pihaknya percaya bahwa penguasaan media sosial menjadi salah satu faktor yang signifikan terhadap pertumbuhan usaha para pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing dan menjangkau target pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Minta Warganet Tak Hujat Calon Istri, Denny Caknan Malah Dirujak Warganet: Kamu Good Rekening
Penduduk Desa Pagutan memiliki potensi yang sangat besar terhadap hal ini, untuk itu IM3 hadir dengan kontribusi kegiatan yang memiliki dampak nyata melalui sebuah pelatihan yang dapat memberikan wawasan baru bagi para pelaku UMKM di Desa Pagutan serta turut didukung dengan pengembangan infrastruktur jaringan Indosat yang lebih luas dan stabil.
"Kami harap inisiatif ini tidak hanya dapat meningkatkan daya saing pelaku UMKM, tetapi juga berkontribusi pada pergerakan roda ekonomi masyarakat di wilayah Nusa Tenggara secara jangka panjang," katanya.
Untuk dapat mempraktikkan langsung penggunaan media sosial dalam memasarkan produk yang mereka jual, peserta pelatihan juga dibekali dengan produk unggulan IM3 yang sudah tersedia di Pulau Lombok, yaitu Kartu Perdana Freedom Internet dengan 3GB Kuota Utama + 2GB Kuota Plus + 5GB Kuota TikTok.
Harapannya bentuk dukungan ini juga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan konektivitas digital para pelaku UMKM di Desa Pagutan dengan lebih maksimal.
Kepala Desa Pagutan, Subandi, mengatakan sebagai perwakilan warga desa, pihaknya sangat mengapresiasi atas dukungan yang diberikan oleh IM3. Dimulai dari pengembangan jaringan Indosat di wilayahnya, pemberian prasarana berupa tenda-tenda untuk berdagang yang sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM di desa, hingga program pemberdayaan masyarakat desa berupa kegiatan pelatihan yang edukatif.
"Hal ini membuktikan bahwa IM3 sangat berkomitmen untuk memberikan dukungan yang komprehensif dan berdedikasi dalam meningkatkan kualitas hidup serta pertumbuhan desa kami," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Di Tengah Tekanan Global, Mal Baru Bermunculan di Jateng
-
Surabaya Demam Piala Dunia 2026, Fans Rela Rogoh Kocek Jutaan untuk Jersey
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Clara Bernadeth dan Dayinta Melira Dalami Karakter Sampai Konsultasi ke Ahlinya | NGORBIT
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
Kenapa Jennifer Coppen Akad Nikah Pakai Binti Ibunya? Begini Hukumnya dalam Islam
-
BBM Naik, Kritik Diblokade: Mengapa Hubungan Kita dan Pemerintah Makin Toxic?
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Jangan Tunggu Hutan Terbakar, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Siaga Karhutla Hadapi El Nino
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan