NTB.Suara.com - Posan Tobing melayangkan somasi kepada Tantri Syalindri Ichlasari dan dua orang personel grup band Kotak lainnya. Peringatan tersebut berkaitan dengan larangan membawakan lagu-lagu hasil ciptaan Posan, salah satunya berjudul 'Pelan-Pelan Saja'.
Seperti diketahui, Posan Tobing adalah mantan personel grup band Kotak. Ia berhenti bergabung dengan rekan-rekannya sejak 2022 dengan alasan sakit hati dan sudah tidak ada kenyamanan.
"Gue resign karena sakit hari, waktu itu manajemen bilang, 'San, please jangan ngomong ke media. Itu kan waktu gue resign, Kotak lagi hype-hypenya. Tapi buat apa gue punya uang banyak (ngeband bareng Kotak) kalau sakit hati," ucap Posan Tobing, seperti dikutip dari cumicumi.com, Sabtu (8/7/2023).
Didampingi kuasa hukumnya, Posan resmi melayangkan somasi terhadap para personel grup band Kotak yang masih aktif. Ia menegur secara terbuka dan keras terhadap Mario Marcela Handika Putra, Tantri Syalindri Ichlasari, dan Chua, untuk tidak lagi membawakan dan menyanyikan lagu yang hasil ciptaannya.
"Dilarang membawakan lagu kapan pun, di mana pun, apalagi jika menguntungkan bagi mereka," kata kuasa hukum Posan.
Haposan Harianto Tobing adalah seorang drummer dan producer musik berkebangsaan Indonesia. Sebelumnya, ia pernah sebagai mantan pemain drum grup band Kotak, dan membuat band baru bernama The Winner hingga sekarang.
Kabar yang beredar, lelaki kelahiran Jakarta, 18 Januari 1983 itu keluar dari grup band Kotak lantaran terlibat konflik dengan gitaris Kotak, Chella. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring