NTB.Suara.com - Group of Twenty (G20) EMPOWER Presidensi India telah menyelesaikan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang berlangsung di Gandhinagar, Gujarat, (1/8).
Melanjutkan fokus yang telah dibangun pada presidensi sebelumnya, presidensi India pun semakin memperkuat basis cara pandang terhadap posisi dan peran perempuan dalam pembangunan.
Hadir mewakili Indonesia adalah Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian PPPA, Lenny N. Rosalin, Chair G20 EMPOWER Indonesia, Yessie. D. Yosetya, beserta Co-Chair G20 EMPOWER Indonesia, Rina Prihatiningsih.
Konferensi kali ini menandai adanya pencapaian hasil yang nyata. Selain itu, diperkuat juga dengan identifikasi komitmen dan rekomendasi pada G20 EMPOWER di bawah kepresidenan India.
Pertama, pendidikan menjadi hal yang sangat penting, di mana dapat mendorong tercapainya pemberdayaan perempuan dari segi cara berfikir sejak dini. Kedua, kewirausahaan atau UMKM perempuan, yang mendorong tercapainya kesetaraan ekonomi.
Ketiga, kemitraan antar berbagai lini, di mana pada tahap ini dapat mendorong promosi pentingnya kepemimpinan perempuan di semua tingkat. Untuk mendukung ketiga pilar komitmen ini, dibutuhkan inklusi digital yang nyata.
Dalam lawatan ke India ini, delegasi Indonesia menyerahkan The Indonesia Gender Dahsboard on Women in SMEs kepada Menteri Urusan Perempuan, Perkembangan Anak, dan Urusan Minoritas India, Smt Smriti Zubin Irani.
Dokumen ini merupakan hasil kerja sama G20 EMPOWER Indonesia dengan World Bank terkait UMKM Perempuan. Pedoman gender ini merupakan rekomendasi khusus dan praktik terbaik untuk mempromosikan dan memperkuat partisipasi perempuan di level pengambil keputusan, khususnya dalam memastikan terwujudnya kesetaraan gender di tempat kerja, sektor bisnis, dan masyarakat.
Selain itu, pedoman ini jugamenjadi sarana membuka platform untuk bertukar pengetahuan lintas pemerintah, advokat dan pemangku kepentingan, juga untuk meningkatkan kemitraan antara pemerintah Indonesia dengan negara-negara anggota G20 lainnya dalam meningkatkan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan.
Baca Juga: 30 Tahun Mengabdi, Mbak Cicha Sematkan Lencana Pancawarsa 6 Kepada 3 Orang Pramuka
Chair G20 EMPOWER Indonesia. Yessie D. Yosetya menjadi narasumber dalam sesi III, Closing the Gap: Achieving TECHEQUITY for Women bersama Senior Vice President dan Managing Director SAP Labs India, Sindhu Gangadharan. Hadir pula, Global Head Strategic Group Accounts TCS, Farzana Haque, National Technology Officer Microsoft India, Dr. Rohini Srivathsa, dan Country Manager LinkedIn India, Ashutosh Gupta.
Yessie mengatakan bahwa G20 EMPOWER sejauh ini telah berhasil mendorong peran dan posisi perempuan dalam berbagai sektor, khususnya dalam mendorong peran serta perempuan pada level pengambil keputusan. Seluruh pemimpin negara yang tergabung dalam aliansi G20 telah mengakui hal tersebut.
"Kami berkomitmen, bahwa pada Presidensi India kali ini, harus ada nilai tambah baru yang dihasilkan. Sangat penting untuk menghasilkan kebijakan yang mampu mendorong angka partisipasi perempuan dalam meningkatkan posisinya," ujarnya.
Lebih jauh, Co-Chair G20 EMPOWER Indonesia, Rina Prihatiningsih, mengatakan bahwa selama Kepresidenan India, Indonesia menekankan kembali perlunya meninjau serangkaian KPI bersama untuk memastikan kemajuan yang dicapai dalam mengatasi tantangan yang dihadapi oleh UMKM milik perempuan dan memprakarsai dialog kebijakan untuk menemukan solusi.
Menyadari peran penting kewirausahaan perempuan dalam mendorong kemajuan ekonomi, Indonesia meluncurkan inisiatif untuk memberdayakan UMKM yang dipimpin oleh perempuan bersama dengan Bank Dunia di Indonesia.
Mewakili sektor swasta adalah G20 EMPOWER, XL Axiata, Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI), dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), yang berdedikasi untuk mengatasi masalah mendesak, mengumpulkan data analitis, dan memimpin dialog.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Song Hye Kyo Resmi Akhiri Kontrak dengan UAA Setelah 14 Tahun Bersama
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 28 Juni 2026, Hoki Mengalir di Akhir Pekan
-
3 Rekomendasi Cushion di Indomaret untuk Hasil Makeup Glowing Natural
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
-
Membaca Papua Lewat Memoria Passionis: Catatan Luka dari Timur Nusantara
-
Semarak Perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta di Bundaran HI
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari