NTB.Suara.com - Timnas Indonesia berhasil membungkam Turkmenistan yang memiliki ranking FIFA lebih baik. Laga FIFA Matchday yang berlangsung di kandang Persebaya Surabaya, yakni Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (8/9/2023) malam itu berkesudahan dengan skor meyakinkan 2-0 untuk tuan tumah. Tak pelak, ranking FIFA untuk Timnas Indonesia pun menyalip beberapa negara Afrika dan Asia.
Sebelum laga berlangsung, Timnas Indonesia memiliki ranking FIFA ke-150. Turkmenistan di atasnya, yakni ke-138.
Walau begitu, Asnawi Mangkualam berhasil menundukkan tim tamu sehingga menambah poin dalam pemeringkatan FIFA.
Timnas Indonesia mengandaskan Turkmenistan melalui gol cantik dari Dendy Sulistyawan pada menit ke-19. Berawal dari umpan panjang Jordi Amat disapu pemain Turkmenistan, bola justru mengarah ke Dendy. Penyerang Bhayangkara FC itu kemudian melakukan tendangan voli dan menjebol gawang Turkmenistan.
Pada menit-menit menjelang babak kedua berakhir, Egy Maulana Vikri menggandakan gol. Menerima umpan manis dari Stefano Lilipaly, pemain Dewa United yang sempat abroad ke Eropa itu berhasil mengecoh bek Turkmenistan dan menjebol gawang lawan melalui tendangan kaki kirinya.
Dilansir dari Suara.com, dengan kemenangan ini, peringkat FIFA untuk Timnas Indonesia naik lumayan. Tim asuhan Shin Tae-yong ini menamah 5,41 poin, sehingga 1.052,87.
Secara hitung-hitungan, ada tiga negara yang bisa dilewati Timnas Indonesia. Yakni dua tim Afrika, yakni Liberia dan Botswana, dan satu lagi tim Asia yakni Hongkong.
Dalam FMD lain, Hongkong ditahan imbang lawan Kamboja dengan skor 1-1 pada Kamis (7/9/2023), sehingga kehilangan 1,01 poin, dari sebelumnya 1049,74.
Timnas Botswana mengalami kekalahan dari Tunisia dengan skor 0-3 pada Jumat (8/9/2023) dini hari WIB. Dengan kekalahan ini, poin Bostwana yang sebelumnya 1.054,31 akan berkurang, disalip Indonesia.
Baca Juga: Cara Timnas Indonesia Menaklukkan Turkmenistan 2-0 di Surabaya
Sedangkan Liberia akan melawan Maroko di kualifikasi Piala Afrika 2023. Hitung-hitungan di atas kertas, Liberita akan sulit menandingi Maroko yang merupakan semifinalis Piala Dunia 2022. Saat ini Liberia memiliki poin 1049,94.
Dengan torehan poin itu dan hitungan kertas, Timnas Indonesia bisa naik peringkat ke-147. Kalau pun Maroko imbang atau menang, paling tidak Indonesia naik di peringkat FIFA ke-148.
Hitungan ini masih bersifat sementara. Sebab, FIFA Matchday September 2023 masih berlangsung hingga pekan depan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi