NTB.Suara.com - Egy Maulana Vikri yang dijuluki Messi Indo akhirnya kembali menyumbangkan gol untuk kemenangan Timnas Indonesia vs Turkmenistan dalam FIIFA Matchday di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat malam (8/9/2023). Bomber Bali United pun ikut memberi pujian terhadap eks pemain abroad Eropa ini.
Julukan Messi Indo ini pertama kali dilontarkan Valentino Simanjuntak "Jebret". Messi adalah Lionel Messi, sedangkan Indo adalah Indonesia. Gocekan Egy yang meliuk-liuk, dianggap mirip dengan Lionel Messi, bintang Timnas Argentina yang pernah membela Barcelona dan PSG tersebut.
Saat berusia 18 tahun, Egy Maulana Vikri sempat dipuja-puji karena menjadi salah satu pemain abroad. Tepatnya pada 9 Juli 2018 dia dikontrak klub Polandia, Lechia Gdansk.
Sayangnya, selama tiga musim bersama Lechia Gdansk, Egy jarang dimainkan. Total hanya bermain sebanyak 11 laga. Yakni 2 laga pada musim pertamanya, kemudian 2 laga di musim kedua, dan pada musim ketiga yakni 2020/2021, dia dimainkan sebanyak 7 kali.
Karena jarang dimainkan, Egy Maulana hengkang ke FK Senica pada musim 2021/2022. Bersama klub Slowakia ini, dia dimainkan sebanyak 26 kali dengan torehan 2 gol dan 4 assist.
Pada musim2022/2023, Egy kembali pindah klub. Dia memilih ke ViOn Zlate Moravce. Sayang dia hanya bermain 10 laga, dan tak pernah mencetak gol. Hanya 1 assist.
Perjuangannya di Eropa akhirnya terhenti. Egy Maulana memilih kembali ke Tanah Air. Dia direkrut klub Dewa United di Liga 1 mulai tengah musim 2022/2023 lalu.
Kembalinya Egy ke tanah air dan performanya yang masih belum positif mendapat pandangan sebelah mata dari publik sepak bola di Indonesia. Bahkan beberapa kali laga Timnas Indonesia dia tidak pernah dipanggil lagi.
Musim pertamanya dengan Dewa United, Egy mencetak 1 gol dan 3 assist. Pada musim 2023/2024, Egy selalu dimainkan.
Dia sudah bermain 11 laga, dengan mengemas 2 gol dan 2 assist. Performanya yang makin membaik akhirnya kembali mendapat tempat di Timnas Indonesia.
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memanggil Egy dalam laga melawan Turkemnistan. Coach Shin sendiri mengaku memanggil pemain karena performanya yang baik dalam kompetisi, termasuk di Liga 1.
"Semua pemain yang kami panggil, merupakan pemain yang bermain bagus di klub asalnya, termasuk Nadeo dan Egy, namun jika ada yang bermain tidak baik di klubnya saya tidak akan panggil lagi," kata Shin usai laga Timnas Indonesia vs Turkmenistan.
Dalam pertandingan Timnas Indonesia vs Turkmenistan, Egy ikut menyumbang gol pada menit ke-90+1 setelah menerima umpan dari Stefano Lilipaly. Dia melakukan tendangan menggunakan kaki kirinya dan bola bersarang di gawang lawan.
Timnas Indonesia menang dengan skor 2-0. Satu gol lagi dicetak striker Dendy Sulistyawan, yang juga sempat dipandang sinis karena performa di klub Bhayangkara FC belum mencetak gol.
Torehan gol Egy Maulana Vikri di laga tersebut pun mendapat pujian banyak pemain lain. Termasuk dari striker Bali United, Ilija Spasojevic.
Berita Terkait
-
Jenius! Shin Tae-yong 3 Kali Ganti Formasi di Tengah Laga, Taktik Timnas Indonesia Tekuk Turkmenistan 2-0
-
Keputusan Tepat STY Ganti Saddil Ramdhani dengan Stefano Lilipaly, Egy Maulana Supersub di Laga Timnas Indonesia vs Turkmenistan
-
Nadeo Argawinata, Kiper Andalan Timnas Indonesia yang Cemerlang Lawan Turkmenistan, Berikut Profilnya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia