/
Sabtu, 09 September 2023 | 18:10 WIB
Elkan Baggot (PSSI) (PSSI)

NTB.suara.com - Prestasi seorang pemain seringkali menjadi cerminan dari dedikasi, bakat, dan tekad yang kuat. Salah satu nama yang semakin mencuri perhatian dalam kancah sepak bola Indonesia adalah Elkan Baggott, yang kini kembali masuk skuad Garuda.

Baggott pun digadang-gadangi akan membuat pertahanan Timnas Indonesia akan lebih solid menghadapi gempuran bola-bola atas pemain tim lawan. Nah, di balik semua prestasi tersebut banyak yang tidak tahu rahasia terbesar pemain satu ini hingga membela Timnas Indonesia.

Dikutip dari berbagai sumber. Baggott yang sudah berkepala dua menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di dua kompetisi besar di Inggris, yakni Piala FA dan Carabao Cup. Ini adalah langkah besar bagi seorang pemain muda yang sedang berjuang untuk mencapai puncak karier sepak bola.

Namun, pencapaian ini hanyalah awal dari perjalanan gemilang Baggott. Ia juga menjadi pemain Indonesia pertama yang menghadapi klub Premier League dalam kompetisi resmi. Dengan pencapaian ini, Baggott telah mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Salah satu hal yang menarik dari Elkan Baggott adalah latar belakang keluarganya yang unik. Baggott adalah seorang pemain keturunan Indonesia yang lahir di Thailand. Ibunya berasal dari Indonesia, sementara ayahnya berasal dari Inggris. Meskipun lahir di Thailand, Baggott tidak pernah tinggal di sana. Sebagian besar masa kecilnya dihabiskan di Inggris.

Karier sepak bola Baggott dimulai ketika ia bergabung dengan akademi sepak bola Ipswich Town pada tahun 2017. Sejak saat itu, Baggott telah berjuang keras untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuannya di lapangan hijau.

Salah satu hal yang membedakan Elkan Baggott adalah pilihannya untuk membela Timnas Indonesia. Dengan latar belakang yang memberinya opsi untuk memilih antara Indonesia, Inggris, atau Thailand, Baggott dengan mantap memutuskan untuk mewakili Timnas Indonesia. Hal ini adalah rahasia terbesar dari Baggott dan banyak publik Indonesia yang tidak tahu.

Baggott bukanlah pemain naturalisasi. Dia memang menjadi  Warga Negara Indonesia (WNI) ketika usianya masih di bawah 20 tahun. Tepatnya pada tanggal 9 November 2021, Baggott mengambil langkah penting ini dengan melakukan proses pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia. "Bangga merepresentasikan negara keluarga saya Indonesia. Kedua ya karena fans yang membuat saya merasa seperti berada di rumah sendiri," begitu kata pemain dengan tinggi 194 cm kepada awak media dalam sebuah kesempatan.

Kecintaannya akan Indonesia tentu harus di apresiasi. Sebagai bukti, dalam setiap penampilan, Baggot sudah mencatatkan diri sebagai salah satu penyumbang gol bagi Timnas Indonesia dan dikenal disiplin serta totalitas di lapangan hijau saat membela Tim Merah Putih. (*)

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Tol MBZ Gegara Ulah Oknum TNI yang Lawan Arus, 1 Orang Luka Berat

Load More