NTB.Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar ternyata pernah menolak bergabung dengan PSM Makassar. Alasannya, ada satu sosok di PSM Makassar yang membuatnya enggan gabung Juku Eja.
Asnawi Mangkualam sebetulnya lekat dengan PSM Makassar. Saat masih remaja dia sudah masuk dalam PSM Youth.
Pemain kelahiran 4 Oktober 1999 itu kemudian masuk dalam pemain PON Sulsel pada saat berusia 16 tahun. Posisinya kala itu sebagai gelandang.
Selepas dari PON Sulsel, dia ditawari main di Persiba Balikpapan pada 2015. Kala itu, di Persiba masih ada sejumlah bintang Timnas, Bima Sakti, Syamsir Alam, Hanif Sjahbandi, hingga Oktovanus Maniai. Pelatih Persiba kala itu Jaino Matos dari Brasil.
"Saat itu keluarga setuju. Soalnya Persiba kan serius," tandas dia kepada Mamat Alkatiri dan Riphan Pradipta dalam kanal Youtube Sport77, dikutip Jumat (22/9/2023).
Setahun lebih dia membela Persiba, muncul tawaran ke PSM Makassar pada akhir 2016. Pada tahun keduanya, dia sebetulnya akan dapat kontrak dari Persiba.
Akan tetapi dia dikabari ayahnya, Bahar Muharram, untuk ikut seleksi masuk ke PSM Makassar. Saat itu, Asnawi tidak mau iktu seleksi PSM.
"Kita ini bertengkar sama ayah saya. Saya nggak mau mau pulang (ke PSM Makassar)," katanya.
Dia mengaku ogah masuk ke PSM Makassar. Alasannya, sang ayah merupakan asisten pelatih di PSM Makassar.
"Saya nggak mau kalau ada imej 'Asnawi itu masuk PSM karena ayah saya'," katanya.
Dia sampai tidak saling tegur atau bicara dengan ayahnya karena enggan ikut seleksi masuk PSM Makassar. Dia masuk PSM bukan langsung tanda tangan kontrak, melainkan harus lewat seleksi.
"Waktu itu ayah saya bilang pulang aja ke PSM. Tapi seleksi. Aku bilang, 'ngapain seleksi, aku udah dapat tawaran kontrak langsung tanda tangan di (Persiba) Balikpapan," tandasnya.
Saat itu sang ayah meyakinkannya bahwa banyak bintang-bintang PSM yang pulang kampung. Sehingga Asnawi bisa dapat pengalaman lebih baik lagi dari sejumlah pemain bintang.
"Saya nggak mau. Saya mau ke Balikpapan aja," terang pemain yang kini bermain bersama klub Jeonnam Dragons di Liga 2 Korea ini.
Sampai H-1 sebelum PSM latihan Asnawi belum mengambil keputusan. Saat itu dia ada di rumah, sedang jeda kompetisi. Dia tetap berada di kamarnya di lantai 2.
Berita Terkait
-
Siap Dinaturalisasi, Kevin Diks Punya Gaya Bermain Seperti Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam
-
Makin Gacor, Sang Agen Didesak Bawa Ramadhan Sananta ke Liga Korea Ikuti Jejak Asnawi Mangkualam
-
Ditanya Pemain Timnas Indonesia yang Potensial Jadi Pelatih, Asnawi Mangkualam: Bodoh Semua, Saddil Tidak Mungkin
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123