Suara.com - Mobil Mazda kembali didera masalah serius. Setelah sebelumnya menarik 80.000 produknya karena masalah program yang cacat, kini Mazda juga bakal menarik varian Mazda 6-nya karena masalah laba-laba.
Kabarnya, lubang ventilasi Mazda 6 sangat digemari laba-laba untuk bersarang. Laba-laba jenis kantung kuning itu tertarik masuk ke dalam ventilasi udara lantaran menyukai aroma bensin dan hidrokarbon yang dihasilkan kendaraan.
Bahayanya, jika lubang ventilasi sudah terlalu sesak dengan jaring laba-laba, tentu aliran udara akan terganggu. Jika sudah begitu, tentu akan ada peningkatan tekanan pada tanki bahan bakar. Peningkatan tekanan dapat menimbulkan retakan yang pada akhirnya berpotensi memicu terjadinya api. Memang, pada kenyataannya belum ada laporan mengenai kebakaran lantaran masalah tersebut, namun tetap saja itu menjadi masalah yang tidak bisa disepelekan.
Masalah ini sebenarnya sudah diketahui oleh Mazda sejak beberapa tahun yang lalu. Pada tahun 2011, sebanyak 52.000 Mazda 6 ditarik untuk dipasangi pegas khusus untuk mencegah laba-laba nakal itu masuk ke dalam ventilasi. Namun, tampaknya laba-laba mampu mengantisipasi pegas itu dan berhasil masuk. Untuk itu, Mazda kini menyiapkan perangkat lunak yang bisa mencegah retakan mencapai tingkat yang membahayakan, meski ruang ventilasi dipenuhi laba-laba.
Mazda meminta agar pemilik Mazda 6 menyerahkan mobilnya secara sukarela untuk dipasangi perangkat lunak tersebut. Mazda menargetkan pemasangan perangkat lunak itu terhadap 42.000 unit Mazda 6 yang beredar di Amerika Serikat. (The Verge)
Berita Terkait
-
Akun Mazda Indonesia Tertangkap Promosikan Crypto Casino, Kok Bisa ?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Mazda Dalam Penyelidikan Pasca Tersangkut Masalah Recall Produk
-
Bukan Toyota atau Honda Inilah Merek Mobil Paling Aman untuk Pengemudi Pemula dari Hasil Riset
-
Usia Baru 31 Tahun, Segini Fantastisnya Garasi Adela Kanasya Anak Adies Kadir yang Jadi Anggota DPR
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun
-
BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo
-
Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
BNI Jelaskan Inisiatif Orang Tua Percepat Aktivasi PIP
-
Anak-Anak Bambu: Ketika Rumah Beralas Bambu Mengajarkan Arti Keluarga
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel
-
Kawal Kuota Tak Hangus, DPR Wanti-wanti Operator: Jangan Siasati dengan Naikkan Tarif!