Otomotif / Mobil
Senin, 02 Februari 2015 | 15:09 WIB
Ilustrasi BMW. (Shutterstock)

Suara.com - Mobil-mobil BMW, Mini, dan Rolls-Royce bisa dengan mudah dibajak oleh peretas, memanfaatkan celah keamanan pada sistem komputer di dalamnya, demikian hasil temuan ADAC, klun mobil legendaris Jerman.

Sekitar 2,2 juta mobil yang menggunakan teknologi ConnectedDrive bikinan BMW AG sangat rentan diretas. Beberapa mobil yang menggunakan sistem itu antara lain Rolls-Royce Phantom, hatchback Mini, dan sebagian besar mobil BMW. Mobil-mobil itu diproduksi pada 2010 sampai 2014.

ADAC mengatakan tidak akan mengungkap kelemahan dalam sistem komputer mobil-mobil itu sampai BMW menutup celah-celah itu.

"Sebagai bagian dari pembela konsumen yang bertanggung jawab, kami tidak akan mempublikasikan kelemahan ini sampai produsen kendaraan menutupnya sendiri," kata Thomas Burkhardt, presiden bidang teknologi ADAC.

"ADAC belum mempunyai bukti bahwa celah ini bisa digunakan untuk perampokan," imbuh Burkhardt.

Beberapa media, termasuk Bloomberg dan The Register, mengatakan bahwa celah keamanan itu bisa dimanfaatkan oleh para hacker untuk membuka pintu mobil secara otomatis hanya dengan sebuah ponsel pintar yang dibekali dengan aplikasi tertentu.

Pada 2012 mobil-mobil BMW di Australia dan Eropa berhasil dilarikan oleh peretas yang memanfaatkan kelemahan pada sistem komputer mobil. Mereka memanfaatkan sebuah teknologi seharga Rp400.000 yang bisa mencegat gelombang sinyal dari kunci elektronik ke mobil, menyalinnya, dan menggunakannya untuk membuka serta menyalakan mobil.

BMW sendiri bergerak cepat, dengan mengumumkan akan segera memperbaiki atau menutup celah pada sistem komputer mobil itu. Produsen mobil asal Munich, Jerman itu mengatakan peranti lunak yang digunakan akan secara otomatis diperbarui ketika tersambung dengan server komputer pusat.

"BMW Grup sudah merespon dan meningkatkan keamanan mobil," bunyi pernyataan perusahaan itu, sambil menambahkan belum ada laporan bahwa celah dalam sistem komputernya sudah dimanfaatkan oleh peretas.

Tag

Load More