Suara.com - Mobil Sapu Angin Speed 3 karya mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Jawa Timur, Jumat (21/8/2015) sore, dilepas secara simbolik di depan gedung rektorat. Menurut rencana, mobil Sapu Angin Speed 3 akan mengikuti Student Formula Japan, 1 - 5 September 2015.
Pembina tim mobil Sapu Angin Speed 3, Atok Setiawan, mengatakan dalam Student Formula Japan, ITS menargetkan posisi 10 besar. Pada tahun lalu, ITS hanya menempati posisi 47 besar.
"Target 10 besar itu sudah melalui simulasi. Insya Allah kami bisa mencapai target tersebut," ujar Atok.
Atok menambahkan mobil Sapu Angin Speed 3 merupakan evaluasi dari Sapu Angin Speed 2. Untuk kali ini, ada penyempurnaan chasis dan endurance.
Di Student Formula Japan mendatang, favorit juara masih dipegang University of Japan. Tahun lalu, mereka berhasil hattrick juara I, II dan III.
Pembuatan mobil Sapu Angin Speed 3 memakan waktu enam bulan. Dari rentang waktu itu, kesulitan terjadi pada faktor pembuatan. Hal ini dikarenakan proses yang dilakukan sendiri oleh 20 mahasiswa dan 2 pendamping tim Sapu Angin Speed 3.
Sementara itu, Ario Kartiko, salah satu mahasiswa yang tergabung di tim Sapu Angin Speed 3 mengatakan kerja keras tim selama enam bulan tidak sia-sia.
Menurutnya seluruh tim telah bekerja sama dengan baik. "Dalam membuat mobil ini, kami harus membagi waktu kuliah dan merakit mobil," kata mahasiswa Teknik Mesin. [Yovie Wicaksono]
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
Terkini
-
Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG
-
Gempa Bumi Jepang Hari Ini Lumpuhkan Listrik Hingga Kereta Cepat, Peringatan Tsunami Dicabut
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
-
Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
-
BTN Siap Perkuat Kemitraan Strategis, Dukung Maluku Utara Jadi Lokomotif Ekonomi Nasional
-
6 Rekomendasi HP 5G Murah di Bawah Rp 4 Juta, Gaming dan Multitasking Lancar
-
Sosiolog UGM: Aksi Main Hakim Sendiri Cermin Brutalitas Elite dan Krisis Hukum
-
Apple Rilis Update iOS 26.6 dan iPadOS 26.6 untuk Tambal Celah Keamanan
-
Ditinggal Pergi Selamanya, Amanda Seyfried Kenang Momen Bersama Anabul
-
Bukan Koperasi Biasa, Kopdes Infrastruktur Pemerintah untuk Salurkan Bantuan