Suara.com - Nilai transaksi Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016 diyakini dapat melampaui pencapaian edisi sebelumnya. Peluncuran-peluncuran sepeda motor terbaru yang dilakukan di pameran dua tahunan ini menjadi 'senjatanya'.
"Harapannya sih pasti lebih dari angka Rp35,8 M dua tahun lalu, karena pabrikan, kan, belum mengeluarkan 'kung fu' masing-masing di sini. Mungkin ada kenaikan sekitar 15-20 persen," Ketua Pelaksana IMOS 2016 Sigit Kumala dalam konferensi pers, Jumat (14/10/2016) di Jakarta.
Dengan persentase tersebut, berarti IMOS dipercaya mampu menembus nilai transaksi lebih dari Rp40 miliar. IMOS 2016 sendiri akan berlangsung selama lima hari, dari 2-6 November di Jakarta Convention Center, Senayan. Secara total, ajang kali ini bakal diikuti 33 merek dari beberapa kategori produk.
Di antaranya, ada lima pabrikan anggota Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan TVS. Ada pula tiga merek 'kuda besi' non-anggota AISI di pameran tahun ini.
"Tiga merek itu adalah BMW, KTM, dan Nozomi," papar Sigit.
Dalam pameran yang mengangkat tema 'Teknologi untuk Kehidupan yang Lebih Baik' itu, para pabrikan akan menampilkan sepeda motor baru dan konsep. TVS akan menampilkan tiga motor konsep, sedangkan Suzuki akan membawa model yang tampil di Frankfurt Motor Show 2016 kemarin.
Adapun Honda nanti membawa 30 unit motor yang terdiri dari motor konsep, model yang diproduksi PT Astra Honda Motor, sampai motor modifikasi.
"Dengan ada penambahan model baru dan motor besar mudah-mudahan akan mendorong (penjualan)," sambung Sigit.
Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata berharap IMOS mampu ikut membantu penjualan sepeda motor nasional untuk mencapai 6 juta unit pada akhir tahun nanti.
"Kami menantikan IMOS 2016 dapat sedikit-banyak mengangkat pasar karena ada motor baru," pungkasnya.
Tag
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan