Suara.com - Layanan ride sharing Uber baru saja meluncurkan armada mobil swakemudi di San Francisco, Amerika Serikat (AS). Langkah Uber ini langsung membuat pemerintah negara bagian California waswas.
Uber, sebagaimana laporan Reuters, merilis armada mobil swakemudi mereka pada Rabu (14/12/2016) waktu AS. Terobosan yang dilakukan Uber ini pun langsung mendapat tantangan.
Pada hari yang sama dengan peluncuran mobil berteknologi pengemudian otomatis milik Uber itu, The California Department of Motor Vehicle mengirimkan surat peringatan. Isinya adalah larangan pengoperasian armada swakemudi tersebut.
Pasalnya, regulator setempat ingin agar mobil swakemudi ini dites terlebih dahulu oleh mereka, untuk kemudian mendapatkan izin tertulis. Sementara di sisi lain, Uber merasa bahwa armada swakemudi mereka tidak memerlukan pengetesan dan izin.
Korporasi yang berpusat di San Francisco itu beralasan bahwa mobil canggih tersebut tetap memiliki seorang supir yang memonitor dan mengontrol setir secara konstan. Karena itu, Uber menganggap layanan terbarunya ini tidak bisa dikategorikan sebagai mobil otonom sepenuhnya.
"Bagi kami, ini masihlah sebuah hal yang baru, dan mobil kami belum siap untuk sepenuhnya terotomatisasi tanpa perhatian dari manusia," kata Uber dalam pernyataan mereka. [Reuters]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan