Suara.com - Mercedes-Benz melakukan penarikan dan perbaikan (recall) satu juta unit kendaraan mereka di seluruh dunia. Hal itu dilaksanakan setelah pabrikan ini menerima laporan adanya percikan api dan kebakaran terhadap 51 unit mobil.
Insiden tersebut, seperti dilaporkan Automotive News dan Carscoops pada Sabtu (4/3/2017), tidak menyebabkan cedera atau kematian. Sementara itu, dari 51 laporan kebakaran, 30 di antaranya berasal dari pasar Amerika Serikat.
Adapun penyebab munculnya percikan api dan kebakaran adalah kecacatan pada sekering mobil.
Menurut keterangan resmi Mercedes-Benz, permasalahan sesungguhnya ialah mesin yang sulit dinyalakan, yang membuat pengemudi berusaha menyalakan mobil berkali-kali. Sekering yang cacat produksi itu lalu akan overheat dan mengeluarkan percikan api, melelehkan komponen-komponen di sekitarnya.
Model-model Mercedes-Benz yang ditarik ialah beberapa tipe sedan C-class, E-class, CLA, serta sport utility vehicle (SUV) GLA dan GLC. Tahun produksi mobil-mobil yang ditarik ialah 1 Februari 2014 sampai 1 Februari 2017.
Secara detail, tipe-tipe yang ditarik ialah C 300, C300 4Matic, C300 4Matic Coupe, C 300 4Matic Cabrio, C 300 Coupe, C 350e, C 450 4Matic AMG Sport, CLA 250, CLA 250 4Matic, CLA 45 AMG, E 300, E 300 4Matic, E 300 4Matic Wagon, E 43 AMG 4Matic, GLA 250, GLA 250 4Matic, GLC 300, GLC 300 4Matic, GLC 300 4Matic Coupe.
"Unit-unit yang terkena masalah dan masih ada dalam stok kami, tidak akan kami jual hingga sekeringnya kami perbaiki," ucap pabrikan asal Jerman ini.
Dari sejuta unit Mercedes-Benz yang ditarik, 307.629 unit di antaranya terdapat di pasar 'Negeri Paman Sam'. Konsumen-konsumen di salah satu dari tiga besar pasar Mercedes-Benz itu akan mulai dihubungi pada bulan ini.
Mercedes-Benz sendiri tidak memberitahukan jumlah unit yang ditarik di negara lain, juga kapan dan bagaimana konsumen akan dikabari soal ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Begal Salah Pilih Korban, Wanita di Palembang Berani Melawan hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan