Suara.com - Mitsubishi mengincar penjualan 91.000 unit kendaraan penumpang dan kendaraan niaga ringan di tahun fiskal 2017, yang berlangsung mulai April 2017 hingga Maret 2018. Angka tersebut melonjak cukup jauh dari penjualan di tahun fiskal 2016.
Pada tahun fiskal 2016, Mitsubishi memproyeksikan penjualan di kisaran 65.100 unit. Meski belum tutup tahun, pabrikan asal Jepang itu sendiri optimistis dapat mencapainya.
Mengenai target 91.000 unit di 2017, Group Head MMC Sales Division PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Imam Choeru Cahya mengakui peningkatannya memang amat besar dibandingkan tahun sebelumnya.
"Ini karena tahun ini kondisi pasar sudah cukup membaik dan kami pun mulai tahun ini memasuki pasar terbesar yaitu low multi purpose vehicle (LMPV)," papar Imam dalam Annual Media Gathering 2017, Kamis (23/3/2017) malam di Jakarta.
LMPV tersebut dipastikan meluncur di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017, Agustus nanti. Adapun distribusinya dimulai per Oktober.
LMPV yang belum diungkapkan namanya itu, menurut Imam, akan menyumbangkan 21.000 unit atau 23,08 persen dari target transaksi jual-beli di 2017. Kuantitas yang persis sama dibebankan pula pada Pajero Sport.
"Outlander Sport 1.300 unit, Mirage 1.800 unit, Delica 300 unit, Triton 8.200 unit, L300 24.000 unit, dan T112S 13.400 unit," terang dia.
Demi mewujudkan target yang dipatok, strategi Mitsubishi antara lain adalah membangun 58 diler baru sepanjang 2017. Dengan demikian, jumlah jaringan penjualan dan purnajual kendaraan penumpang dan kendaraan niaga ringan Mitsubishi di Maret 2018 mendatang menjadi 143 diler.
Selain itu, Pajero Sport tipe termewah dan tipe tambahan dari Triton akan pula dirilis.
"Kami telah kembangkan bisnis kami di Indonesia selama 46 tahun dan tahun ini adalah lembaran baru bagi kami," ucap Presiden Direktur PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors Kyoya Kondo.
Tag
Berita Terkait
-
Adu Mobil Bekas Mitsubishi Mirage vs Nissan March, Mending Mana?
-
Harga Mobil Mitsubishi Februari 2026, Mending Xforce atau Xpander Cross?
-
Mitsubishi Targetkan 3000 SPK di IIMS 2026
-
Mitsubishi Bawa Mobil Hybrid ke Indonesia di Semester II 2026
-
Mitsubishi Destinator Sekelas dengan Mobil Apa? Ini 5 Alternatif yang Tak Kalah Tangguh
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
Terkini
-
4 Mobil Hybrid Termurah Per Februari 2026: Berani Pinang meski Ada Risiko Mengintai?
-
Intip Skema Cicilan Toyota Veloz Hybrid di IIMS 2026
-
5 Pilihan Mobil Pertama untuk Belajar Nyetir: Body 'Kaleng' Kuat, Sparepart Murah Kalau Nyerempet
-
Terpopuler: 5 Mobil Double Cabin Lebih Murah dari Brio, Harga Daihatsu Ayla Bekas
-
Adu Mobil Bekas Mitsubishi Mirage vs Nissan March, Mending Mana?
-
Harga Mobil Mitsubishi Februari 2026, Mending Xforce atau Xpander Cross?
-
Berapa Km Mobil Bekas Masih Bisa Dianggap Bagus? Ini 5 Rekomendasinya, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
Berapa Harga Mobil Ayla Bekas? Mobil Second Rasa Baru
-
BYD Siapkan Denza B5 PHEV Perkuat Dominasi Pasar Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia
-
Teduh di Musim Hujan tapi Harga Sekelas Aerox, Ini 5 Mobil Bekas 30 Jutaan yang Bagus