Entertainment / Gosip
Selasa, 10 Februari 2026 | 15:22 WIB
Romi Jahat meninggal dunia hari ini, Selasa (10/2/2026). [Instagram]
Baca 10 detik
  • Adie Indra Dwiyanto, vokalis Romi & The Jahats, meninggal dunia pada Selasa, 10 Februari 2026, dikonfirmasi band.
  • Romi Jahat, ikon punk Jakarta, sebelumnya aktif di Marjinal dan mendirikan RTJ pada Juni 2009.
  • Musisi tersebut sempat dirawat intensif dua minggu sebelum wafat; keluarga belum umumkan jadwal pemakaman.

Suara.com - Kabar duka menyelimuti panggung musik independen Tanah Air.

Adie Indra Dwiyanto, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Romi Jahat, vokalis utama grup punk legendaris Romi & The Jahats (RTJ), meninggal dunia pada hari ini, Selasa (10/2/2026).

Kabar kepergian sosok yang akrab disapa "Babeh" ini dikonfirmasi langsung oleh pihak band melalui akun Instagram resmi mereka @rtjofficial.

Dalam unggahan foto hitam putih yang penuh haru, RTJ memberikan penghormatan terakhir bagi sang frontman.

"Rest in power Babeh @romi.jahats," tulis akun RTJ Official. "Romi Jahat babeh kami, sahabat kami, saudara kami telah berpulang. Terima kasih atas semua cinta dan dukungan yang kalian berikan selama ini. Al-Fatihah."

Meski penyebab pasti kematiannya belum diumumkan secara resmi, kesehatan Romi dikabarkan terus menurun dalam beberapa pekan terakhir.

Musisi yang dikenal dengan aksi panggung energinya ini sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama dua minggu sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Lahir dan besar di Jakarta, Romi bukan sekadar vokalis, melainkan figur sentral dalam sejarah punk ibu kota.

Perjalanan musiknya dimulai pada tahun 1997 saat ia bergabung dengan band punk legendaris, Marjinal. Bersama Mike, Bob OI!, dan Steve, Romi ikut merumuskan napas perlawanan sosial yang menjadi ciri khas punk lokal.

Baca Juga: Brad Arnold, Vokalis dan Pendiri 3 Doors Down Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun

Setelah menimba pengalaman di Marjinal, Romi memutuskan untuk mengepakkan sayap sendiri.

Romi Jahat meninggal dunia hari ini, Selasa (10/2/2026). [Instagram]

Pada Juni 2009, ia mendirikan proyek musik yang awalnya bernama Romy and The Bad Boy, sebelum akhirnya bertransformasi menjadi Romi & The Jahats.

Nama "The Jahats" dipilih bukan tanpa alasan. Melalui nama itu, Romi ingin memotret intrik, kekejaman, dan ironi kehidupan yang kerap ia tuangkan dalam lirik-lirik tajam namun jujur.

Bersama rekan-rekannya, Ableh, Chobex, dan Imam, Romi melahirkan deretan karya ikonik seperti HORE dan Tunggu Mati.

Bahkan, ia masih sempat merilis karya terbaru bertajuk Suaraku pada awal 2025 ini.

Dedikasi tanpa batas Romi pada musik membuatnya dijuluki sebagai ikon "Rock 'N' Roll Kotor" Indonesia.

Load More