Suara.com - Volkswagen (VW) Group merupakan pesaing utama Toyota di pasar global yang saling susul-menyusul angka penjualan untuk jadi pabrikan terlaris dunia. VW Group sendiri baru saja mengumumkan peningkatan profit pada kuartal I 2017 kemarin.
Laba VW Group, seperti diwartakan Carscoops pada Kamis (4/5/2017), di tiga bulan pertama tahun ini mencapai 4,37 miliar euro (Rp63,45 triliun). Jumlah ini naik 40 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang 3,13 miliar euro (Rp45,44 triliun).
Peningkatan keuntungan ini didapat di saat volume penjualan VW Group justru turun. Distribusi VW Group kepada konsumen turun tipis 0,5 persen di Januari-Maret tahun ini, dibandingkan periode sama tahun lalu dari kisaran 2.508.000 unit menjadi 2.495.000 unit.
VW Group menganggap terdongkraknya profit mereka terjadi berkat pemotongan anggaran yang dilakukan pascaskandal emisi gas buang yang terungkap pada 2015 lalu.
"Usaha kami untuk meningkatkan efisiensi serta produktivitas di berbagai area di korporasi akhirnya juga menunjukkan dampak positifnya," kata Chief Executive Officer VW Group Matthias Muller.
"Hasil yang kami raih ikut memacu kami. Ini memperkuat keyakinan kami untuk terus berada pada strategi yang sudah kami susun yakni 'Together Strategy 2025'," lanjut Muller.
Pendapatan dari penjualan (sales revenue) VW Group juga naik 10,3 persen menjadi 56,2 miliar euro (Rp815,9 triliun). Adapun operating return on sales juga membaik dari 6,1 menjadi 7,8 persen.
Bicara kontribusi tiap merek dalam VW Group, tiga pabrikan yaitu Audi, Lamborghini, dan Ducati secara akumulatif turun profitnya. Bentley masih merugi, namun tidak sebesar tiga bulan pertama 2016 silam.
Sementara itu, merek-merek semisal VW, Porsche, serta Skoda memiliki performa positif dengan meningkatnya profitabilitas.
Baca Juga: Mitsubishi Belum Punya Rencana Tambah Mobil Rakitan Lokal
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
5 Mobil Paling Irit Biaya Servis, Sparepart Melimpah dan Ringan Buat Harian
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India