Suara.com - Lamborghini merayakan prestasi mereka yang mampu memproduksi 8.000 unit Huracan. Jumlah tersebut dirakit hanya dalam tiga tahun setelah supercar tersebut diperkenalkan.
Huracan ke-8.000 yang diproduksi, seperti diwartakan Motor1 pada akhir pekan lalu, adalah Huracan Spyder yang merupakan varian beratap terbuka (convertible). Mobil ini dipesan oleh pemiliknya di Inggris dengan warna 'Grigio Lynx Gray'.
Huracan sendiri dipasarkan dalam berbagai tipe. Terdapat Huracan LP 610-4 berpenggerak empat roda plus hardtop, Huracan LP 580-2 yang berpenggerak roda belakang, Huracan Spyder dengan atap terbuka, atau Huracan Performante sebagai model termahal.
Huracan Performante dipersenjatai mesin bensin 5.2 l V10 bertenaga 630hp dan torsi 600 Nm. Mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis tujuh percepatan dual-clutch yang mengalirkan daya besar yang digelontorkan dapur pacu kepada keempat roda.
Traksi serta gaya tekan ke bawah (downforce) Huracan Performante dibantu oleh sistem aerodinamika aktif Aereodinamica Lamborghini Attiva (ALA).
Huracan kini sudah setengah jalan untuk mengalahkan model terlaris Lamborghini saat ini, Gallardo. Gallardo saat ini sudah memiliki populasi sebanyak 14.022 unit yang tersebar di berbagai kota besar dunia.
Huracan juga relatif lebih sukses dibanding supercar Lamborghini lainnya. Supercar Murciélago, contohnya, saat ini baru dapat diproduksi sebanyak 4.099 unit.
Supercar Lamborghini lain, Aventador, baru menyentuh produksi 5.000 unit pada 2016 kemarin.
Akan tetapi, Huracan, bahkan Gallardo, kemungkinan besar bakal tergeser statusnya sebagai model terpopuler Lamborghini setelah sport utility vehicle (SUV) Urus mengaspal. Urus, yang kelak memiliki opsi mesin bensin biturbo V8 atau plug-in hybrid, diharapkan akan membuat total produksi Lamborghini bertambah dua kali lipat.
Berita Terkait
-
Lamborghini Coret Rencana Supercar Listrik Demi Kembangkan Penantang Ferrari
-
Ikonik dan Langka: Ducati Panigale V4 Lamborghini Pertama di Indonesia
-
Garasi Drift Pamer Project Baru, Lamborghini Murcielago Jadi Drift Bull
-
Kia Siapkan Sedan Listrik Kelas Atas, Performa Sekencang Lamborghini Huracan
-
Intip Koleksi 13 Mobil Super Mewah Erling Haaland: Termurah Setara Bonus Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Ini yang Perlu Diketahui Soal Subsidi Motor Listrik 2026: Syaratnya Apa dan Mulai Kapan?
-
Hyundai Catat Lonjakan Penjualan Mobil Hybrid Awal 2026
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
CNG Tak Cuma Bermanfaat di Dapur: Ini yang Perlu Dilakukan Indonesia di Industri Otomotif
-
Mobil Listrik dan Mobil Hybrid Perlu Radiator Coolant Khusus Agar Tidak Overheat
-
Bukan Lexi dan FreeGo, Ini Senjata Rahasia Yamaha dengan Performa Ampuh untuk Sikat Vario 125