- Lamborghini membatalkan rencana pengembangan supercar listrik murni karena mempertimbangkan pasar belum siap menerima teknologi tersebut.
- Perusahaan secara tegas mencoret opsi SUV kecil dan sedan empat pintu setelah evaluasi mendalam terhadap segmen pasar.
- Arah pengembangan model keempat kini berfokus pada konsep mobil Grand Tourer (GT) dua pintu konfigurasi 2+2.
Suara.com - Pabrikan supercar legendaris asal Italia Lamborghini kembali merombak strategi besar untuk memperluas jajaran produknya di pasar global. Setelah sempat merencanakan kehadiran supercar listrik sebagai model keempat perusahaan kini memutuskan untuk membatalkan proyek tersebut. Langkah ini diambil setelah mempertimbangkan dinamika pasar yang dinilai belum siap menerima supercar bertenaga listrik murni.
Selama hampir dua dekade Lamborghini terus mengeksplorasi formula terbaik guna menambah portofolio produk selain model utama seperti Temerario Revuelto dan Urus. Meski sebelumnya pernah memperkenalkan konsep sedan Estoque pada 2008 perusahaan akhirnya lebih memilih fokus pada segmen SUV yang kini menjadi tulang punggung penjualan mereka.
CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi mendalam terhadap berbagai segmen pasar yang belum mereka masuki.
“Ketika kami mempertimbangkan ide model keempat, kami memeriksa semua segmen di mana kami belum masuk dan juga subsegmennya,” ujar Winkelmann dikutip dari Carscoops, Senin (30/3/2026).
Dalam evaluasi tersebut Lamborghini secara tegas mencoret opsi untuk memproduksi SUV berukuran kecil maupun kendaraan jenis sedan empat pintu. Winkelmann menilai segmen sedan saat ini terus menyusut dan tidak sesuai dengan estetika desain khas Lamborghini yang agresif.
“Kami mengesampingkan kemungkinan memiliki SUV kecil, dan kami juga mengesampingkan kemungkinan memiliki sedan empat pintu, karena segmen tersebut semakin menyusut. Jika Anda menjual sedan, Anda hampir hanya menjual mobil dengan jarak sumbu roda panjang, yang tidak terlihat bagus pada jenis mobil kami,” ucapnya menambahkan.
Alih-alih mengikuti tren SUV kompak Lamborghini justru memilih untuk kembali ke akar sejarah perusahaan dengan melirik segmen Grand Tourer atau GT. Konsep mobil dua pintu dengan konfigurasi tempat duduk 2+2 dianggap paling masuk akal untuk memperluas pasar tanpa mengorbankan DNA eksotis mereka.
“Yang hilang, atau yang masih hilang, dan yang pada awalnya merupakan titik awal perusahaan kami, adalah gran turismo. Jadi idenya adalah gran turismo dua pintu 2+2,” kata Winkelmann menjelaskan arah baru pengembangan model keempat tersebut.
Keputusan ini akan membawa Lamborghini bersaing langsung dengan kompetitor tangguh seperti Ferrari dan Bentley yang sudah lebih dulu menawarkan mobil grand tourer berperforma tinggi. Model baru ini diharapkan menjadi kendaraan jarak jauh yang nyaman namun tetap mempertahankan performa buas khas Banteng Mengamuk.
Baca Juga: Geely Targetkan Rebut Takhta Penjualan Mobil Terlaris dari BYD di Pasar Otomotif China
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona
-
Ketergantungan Ford pada Teknologi AI Berujung Petaka dan Panggil Kembali Ratusan Insinyur
-
Bagian yang Wajib Diperiksa saat Service Mobil Sebelum Lakukan Road Trip
-
Nasib Aliansi Honda Nissan Mitsubishi Terganjal Pengaruh Renault di Tengah Bayangan Kerugian
-
Wajah Baru New Suzuki XL7 yang Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Perubahan Eksterior
-
Pasutri Lansia Indonesia Taklukkan Rute Jakarta Mekkah Pakai Toyota Voxy
-
Pasarkan Produk di Indonesia, Changan Akui Belum Pikirkan Lakukan Perakitan Lokal
-
Inspirasi Yamaha Grand Filano dengan Gaya Racing Look yang Sedang Jadi Tren Modifikasi
-
Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026
-
Motor Jarang Dipakai, Kapan Sebaiknya Ganti Oli?